6 Fakta Badarawuhi di Desa Penari yang Tembus 2 Juta Penonton, 3 Hari Rekam Adegan Dawuh Menari

Film Badarawuhi di Desa Penari telah menembus 2 juta penonton, Rabu (17/4/2024). Sutradara Kimo Stamboel menguak sejumlah fakta dari lokasi syuting.

Diterbitkan 17 April 2024, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. 2 Malam Eksekusi Adegan Badai

Dalam catatan Kimo Stamboel, setidaknya ada dua adegan yang paling sulit dieksekusi. Pertama, malam-malam hujan badai. Meski muncul sekelebat, persiapannya terbilang lama.

“Itu sekelebat. Kami butuh waktu lumayan lama untuk mempersiapkannya. Kami harus bikin badai yang besar dan riil. Hampir 2 malam mengeksekusi adegan ini. Heavy banget,” tutur Kimo Stamboel.

 

5. 3 Hari di Angkara Murka

Adegan lain yang tak kalah sulit, koreografi para dawuh saat menari di Angkara Murka. Dibingkai dalam beberapa angle hingga terlihat grande, persiapannya tak mudah.

“Kedua, adegan (para dawuh) menari yang ada di Angkara Murka. (Kami butuh waktu) tiga hari untuk mengeksekusi adegan ini. Enggak gampang sih,” paparnya panjang.

6. Framing IMAX Butuh Lebih Detail

Kimo Stamboel memastikan production value maupun kualitas keseluruhan Badarawuhi di Desa Penari lebih baik ketimbang pendahulunya. Semua aspek termasuk yang mengandung unsur mistis sangat dijaga para kru.

“Tim kreatif menjaga keautentikan cerita SimpleMan. Produser juga menjaga. Itu sangat menantang. Kita syuting untuk IMAX yang secara framing butuh lebih detail, enggak boleh ada yang salah. Lalu, koreografi para dawuh,” Kimo Stamboel mengakhiri.  

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan