Resensi Film Not Friends: Bicara Persahabatan dan Bukan Cinta Melulu, Segar Karena Kaya Romantika

Not Friends karya sineas Atta Hemwadee adalah wakil Thailand di ajang Oscar 2024 kategori Film Internasional Terbaik alias Film Berbahasa Asing Terbaik.

Diterbitkan 21 Januari 2024, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Referensi para pencinta sinema di Indonesia pekan ini makin penuh warna berkat Not Friends yakni film Thailand karya sineas Atta Hemwadee yang juga merangkap sebagai penulis skenario.

Dibawa ke Indonesia oleh platform streaming KlikFilm, film Not Friends adalah wakil Thailand di Oscar 2024 kategori Film Internasional Terbaik, dulu dikenal dengan Film Berbahasa Asing Terbaik.

Film ini diperkuat performa tiga serangfkai Anthony Buisseret, Pisitpol Ekaphongpisit, dan Thitiya Jirapornsilp. Sesuai judul, Not Friends menawarkan tema persahabatan masa SMA. Bukan cinta melulu.

Di sinilah, menariknya. Atta Hemwadee mengelola topik bromance secara hangat. Berikut resensi film Not Friends. Bersiaplah menonton salah satu film terbaik Thailand 2023 ini di bioskop Tanah Air.

 

Pae Anak Pengusaha Tepung

Film Not Friends mengisahkan Pae (Anthony Buisseret), anak pengusaha tepung yang hidup pas-pasan. Di sekolah, ia mendapat teman baru, Joe (Pisitpol Ekaphongpisit) yang diam-diam jatuh hati pada Liew (Natticha Chantaravareelekha).

Suatu hari, Joe turun dari bus dan beroleh kabar bahagia bahwa cerpennya, menang lomba. Saking bahagianya, ia menyeberang jalan tanpa melihat ada mobil melintas. Joe ditabrak dan tewas seketika.

Pae yang ingin kuliah tanpa tes berencana membuat karya seni berupa film pendek tentang Joe. Pae yang belum lama kenal Joe mengaku kawan karib almarhum. Ibu Joe (Duangjai Hiransri) percaya saja hingga menghibahkan dana 50 ribu bath.

Bau busuk kebohongan Pae diendus Bokeh (Thitiya Jiraporn), teman Joe sejak SMP. Situasi makin kacau saat kepala sekolah menyumbang komputer Apple lalu seseorang dari masa lalu Joe, Ohm (Ingkarat Damrongsakkul) hadir.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sahabat yang Telah Mangkat

Kekaguman terbesar saya kepada Not Friends terletak pada kesetiaan Atta Hemwadee mengulik tema persahabatan dua laki-laki, tanpa tergoda membelokkannya menjadi cinta-cintaan anak SMA, tema klise yang kerap diusung karena dipandang lebih komersial.

Porosnya ada pada penghormatan untuk sahabat yang telah mangkat. Sepintas terdengar tulus namun motif aslinya diurai dengan detail. Ini bukan soal menghalalkan segala cara karena Pae sebagai karakter utama sekaligus tersangka dipresentasikan dengan manusiawi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ada tema status sosial, putus cinta, perundungan, hingga cita-cita. Tema yang tidak jauh dari pergaulan SMA di belahan negara manapun hingga audiens (termasuk Indonesia, tentunya) bisa terkoneksi dengan mudah.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan