Resensi Film Rookies: Studi Karakter Remaja dan Dunia Yang Penuh Warna, Cocok Dijadikan Renungan

Rookies alias Allons Enfants adalah dokumenter yang dikemas unik. Tak bergerak dengan premis generik sekelompok remaja yang sekadar gemar menari.

Diperbarui 09 Agustus 2023, 21:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak Hanya Bermonolog di Depan Kamera

Ada pula siswa Prancis ganteng dari La Boissiere dengan latar kelam lantaran sering diminta menjual narkoba dan cari klien. Tumbuh di lingkungan yang kurang sehat mengondisikannya terbiasa mencuri. Ia lantas mengikuti audisi tari ditemani ibunda.

Proses pengelanan tak hanya bermonolog di depan kamera. Interaksi dengan pengajar hingga kepala sekolah memperlihatkan sejumlah siswa tak betah belajar, ingin drop out, susah konsentrasi di kelas, membenci mata pelajaran tertentu dan lain-lain.

Butuh Kesabaran Ekstra

Bagi penyuka film dengan alur sat-set, dokumenter macam ini menutut kesabaran ekstra karena Rookies jelas bukan Step Up, Bring It On, atau Center Stage yang legendari dari era 2000-an. Ini dokumenter dengan pengenalan karakter yang intens.

Thierry dan Alban membawa kita masuk ke sejumlah ruang kelas untuk melihat para siswa jungkir balik belajar, olah tubuh, mengikuti babak kualifikasi, dan menerima kritik karena sebagian dari mereka sekadar menggerakkan tubuh sesuai irama. Padahal bukan itu esensi menari.

 

Rookies Menawarkan Perspektif Hidup

Rookies menawarkan perspektif hidup, opini, dan gaya gaul jiwa muda. Kadang mereka tampak gegabah, mencoba berkompromi dengan keadaan, tak percaya diri, overthinking hingga silang pendapat dengan yang lebih tua. Begitulah jiwa muda.

Rookies adalah “surga” bagi yang senang mempelajari karakter, percaya pada proses, dan senang melihat dari perspektif lain. Dikemas dengan mood warna-warni layaknya dunia remaja, film ini sejatinya cocok bagi semua umur.

Remaja yang menonton Rookies akan seperti sedang berkaca dengan meminjam realitas hidup orang lain yang sepantaran. Bagi orangtua, ini ajang reuni dengan masa remaja yang telah lama ditinggalkan seraya memperkaya referensi untuk mengasuh serta memahami anak.

 

 

Pemain: Charlotte Saudrais, Erwan Schamaneche, Michelle Kibebe, Nathanaël Marante, Ketsia Chayni Obame, Maxime Auber, Mélissa Joseph

Produser: Thierry Demaizière, Romain Icard, Stéphanie Schorter, dan Alban Teurlai

Sutradara: Thierry Demaizière, Alban Teurlai

Penulis: Thierry Demaizière, Elsa Le Peutrec, dan Alban Teurlai

Produksi: Falabracks, Tohubohu, Le Pacte, Canal+, Ciné+

Durasi: 1 jam, 50 menit

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan