Warga India Sengsara dengan Pemadaman Listrik Selama 12 Jam di Tengah Gelombang Panas, Tak Bisa Pasang AC dan Gunakan Air

Suhu di negara bagian utara Uttar Pradesh, India, telah melewati angka 45 derajat celcius namun Namun, beberapa area sempat mengalami pemadaman listrik yang berlangsung lebih dari 12 jam.

Diterbitkan 24 Mei 2023, 20:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Seorang tukang kebun bernama Sukhai Ram terpaksa meletakkan alat-alatnya. “Saya tidak bisa bekerja lagi sekarang. Saya akan bekerja setelah matahari terbenam,”ujarnya.

Dilaporkan juga bahwa pekerja susu sampai harus membungkus kaleng mereka dengan karung goni agar tidak mengalami kerusakan. Pekerja konstruksi juga menyemprot diri mereka selama istirahat.

Tak hanya siang hari, suhu malam hari pun ikut meningkat hingga memicu peningkatan permintaan listrik agar warga India bisa menjalankan AC dan kipas angin.

 

Panas Terik Akibat Tertundanya Hujan

Panas terik di India yang terjadi pada Senin (22/5/2023), meliputi wilayah barat laut hingga ke tenggara. New Delhi pun tengah berada di bawah peringatan cuaca buruk karena suhu ekstrem ini.

Departemen Meteorologi India sempat mengeluarkan peringatan bahwa gelombang panas meluas ke ibu kota dan beberapa negara bagian utara. Diperingatkan bahwa panas terik akan berlanjut selama beberapa hari ke depan sebelum hujan turun.

Disebutkan juga bahwa angin muson barat daya sedikit tertunda tahun ini dan baru akan tiba pada pekan pertama bulan Juni. Hal itu menjadi penyebab tingginya suhu di India berlangsung lebih lama dari biasanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan