Sinopsis dan Review Film Beautiful Disaster: Kisah Gadis Manis yang Denial Kalau Jatuh Cinta pada Bad Boy

Simak sinopsis dan review film Beautiful Disaster yang berikut ini!

Diterbitkan 21 Mei 2023, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Beautiful Disaster adalah film romantis baru yang kisahnya diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Jamie McGuire.  Roger Kumble pun adalah sutradara dari film yang dibintangi oleh Dylan Sprouse ini, namanya bisa saja tidak asing bagi penggemar film romantis.

Roger terkenal men-direct film-film romantis dengan kisah yang menarik dan terdapat momen-momen intens antar pemain di dalamnya. Ia adalah otak di balik deretan film After (2019), After We Collided (2020), After We Fell (2021), After Ever Happy (2022), After Everything (2023).

Melalui Beautiful Disaster, Voltage Pictures tawarkan kisah menarik yang terjadi antara saudara Cole Sprouse itu bersama Virginia Gardner sebagai anak perkuliahan. Selain keduanya berbagai aktor seperti Austin North, Samuel Larsen, Libe Barer, dan Brian Austin Green juga bintangi film itu.

Beautiful Disaster akan segera hadir di bioskop Tanah Air, sebelum itu yuk baca sinopsis dan review selengkapnya berikut ini.

Kabur dari Masa Lalu Kelam

Abby Abernathy (Virginia Gardner) adalah seorang gadis manis yang baru saja memutuskan untuk kabur dari rumahnya di Los Angeles untuk meninggalkan masa lalu kelamnya yang penuh belenggu sang ayah, Mick Abernathy (Brian Austin Green). Menginjakkan kaki di Sacramento, California, Abby kejar keinginannya untuk menjadi seorang mahasiswi.

Beruntung Abby tidak sendiri di kota itu, America Mason (Libe Barer), yaitu sahabat Abby juga tinggal di sana dan siap menemaninya kapan pun. Suatu malam, America dan kekasihnya mengajak Abby untuk pergi ke suatu tempat misterius yang ternyata merupakan sebuah arena bertarung bawah tanah.

Tak disengaja, Abby menyenggol seorang petarung yang ternyata bernama Travis Maddox (Dylan Sprouse). Sejak tatapan pertama, Maddox langsung menggoda Abby dengan berbagai ucapan manis yang bikin Abby auto salah tingkah dan kelabakan.

Belum pernah terkespos pada sisi dunia yang baru ini, Abby mengalami kebingungan dan penuh rasa penasaran. Ia mulai merasakan sesuatu terhadap pria petarung yang ia temui itu namun ia ragu apa kah tipe orang seperti itu baik baginya?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sejak momen pertama tak sengaja bertemu, siapa sangka ternyata justru Abby dan Maddox sering dipertemukan. Maddox yang tak kuasa terpukau dengan pesona Abby pun mencoba peruntungan dengan mengajaknya berkencan. "Tidak semudah itu, Ferguso" kira-kira adalah gambaran yang tepat dari reaksi Abby ke Maddox. Akan ada begitu banyak scene manis yang memperlihatkan usaha Maddox mendapatkan hati Abby yang jual mahal. Sebagai pria yang tak pernah kesulitan meluluhkan hati wanita mana pun yang dia inginkan, Maddox mulai penasaran mengapa Abby sangat sulit untuk ia didapatkan. Keseruan film ini dimulai ketika Maddox mengajak Abby bertaruh dengannya: Jika Maddox kalah dalam pertandingannya, dia harus pantang melakukan seks selama 3 bulan. Sementara jika ia menang, maka Abby harus tinggal bersamanya selama satu bulan. Demi ceritanya, jelas Maddox sukses menghabisi lawan berkelahina dan pasangan itu mulai hidup bersama hingga bibit cinta pun mulai tumbuh di hati Abby.

Halaman
Show All
Jeremia Agung Ananta, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan