Chef Fajar Alam Sebut Ayam Daging Sejuta Umat, Cara Masak Lebih Mudah dan Disukai Semua Umur

Memasak ayam krispi saus bistik dan capcai, chef Fajar Alam menyebut ayam daging sejuta umat. Ia mudah dimasak, dikreasikan, dan disukai semua umur.

Diterbitkan 25 April 2023, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Nama Chef Fajar dikenal publik lewat ajang MasterChef Indonesia season 6. Sejak itu, kiprahnya sebagai kreator konten makanan sekaligus juru masak papan atas Tanah Air tak terbendung.

Pria bernama lengkap Fajar Alam Setiabudi ini memiliki akun Instagram terverifikasi dengan 350 ribuan pengikut. Chef Fajar juga membangun lini bisnis lele crispy dan Rancak Go yang menggurita.

Jelang Lebaran 2023, Chef Fajar menjadi bintang tamu program Cinta Pakai Micin, Why Not? bersama P2MI di Jakarta. Sebagai informasi, P2MI adalah Perkumpulan Pabrik Mononarium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia.

Ia didapuk memasak dua menu di hadapan para jurnalis, yakni ayam krispi saus bistik dan capcai. Daging ayam dipilih sebagai sumber protein bukan tanpa alasan. Berbincang dengan Showbiz Liputan6.com, Chef Fajar membenarkan ayam adalah daging sejuta umat.

 

Ayam, Daging Sejuta Umat

“Ayam adalah gading sejuta umat? Betul banget, karena salah satu protein yang dalam harga ekonomis, terjangkau. Pengolahan dan modifikasinya banyak, bisa jutaan kreasi menu berbasis ayam,” katanya.

“Cara masaknya relatif lebih mudah. Terus, disukai semua kalangan dari sisi umur, dari anak-anak sampai kakek nenek. Lalu, mudah ditemui di mana saja,” ujar Chef Fajar seraya menambahkan, “Betul, (daging ayam) paling luwes dan jarang terjadi alergi.”

Terkait penggunaan MSG, Chef Fajar berpendapat pemakaian dalam batas tertentu atau komposisi takaran yang disesuaikan dengan jumlah bahan adalah wajar. Mengingat, masakan Nusantara maupun rumahan dikenal lewat bumbu serta cita rasa yang berani.

“Enak. Memang masakan nusantara kemudian menu rumahan, wajib ditambahkan sejumput, ya istilahnya sejumput, MSG sudah normal,” ia menukas. Chef Fajar lalu membeberkan salah kaprah yang kerap dijumpai dalam pengolahan daging ayam di kalangan emak-emak.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Salah Kaprah Soal Ayam

Pertama, soal ayam yang disimpan di freezer. Saat hendak dimasak, ayam itu dikeluarkan dari freezer dalam kondisi beku lalu diolah. Mestinya, setelah dikeluarkan dari freezer, daging ayam di-suhuruang-kan dulu.

“Dari freezer dikeluarkan, ditaruh di kulkas atau ruang tertutup agar tidak terkontaminasi serangga atau makhluk lain. Ibu-ibu seringkali dari freezer main potong saja langsung masak. Dampaknya, pertama, ayam jadi kering. Kedua, tingkat kematangan kurang sempurna,” urai Chef Fajar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Terpisah, Ketua Bidang Komunikasi P2MI, Satria Gentur Pinandita menerangkan, program Cinta Pakai Micin, Why Not? diselenggarakan P2MI yang berganggotakan PT Ajinomoto Indonesia, PT Ajinex International, PT Sasa Inti, dan PT Daesang Ingredients Indonesia. “Melalui acara ini, terungkap stigma negatif yang selama ini melekat pada micin tidak benar. Micin material bermanfaat. Kami harap masyarakat terinformasikan mengenai amannya mengonsumsi MSG dan tidak lagi khawatir menambahkan micin ke masakan,” tuturnya.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan