Komika Arie Kriting Minta Pegawai Bea Cukai yang Mudah Emosi Kurangi Main Medsos, Netizen: Jangan, Biar Ketahuan Penyakitnya

Melihat cuitan bernada kasar dari seorang diduga oknum pegawai bea cukai, Arie Kriting langsung menyampaikan sebuah pendapat sambil menyolek staf Menkeu Yustinus Prastowo, namun malah mendapat pertentangan ringan dari netizen.

Diperbarui 24 Maret 2023, 16:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Arie Kriting turut menanggapi panasnya media sosial yang tengah dibanjiri kritik warganet terhadap sejumlah petugas bea cukai. Ditambah lagi, belum lama ini muncul cuitan di Twitter dari seorang netizen yang terkesan merendahkan masyarakat yang mengkritik pelayanan bea cukai.

Seorang netizen pemilik akun Twitter @wada****, merespons curahan hati pemilik akun @kerissakti, seorang pengembang video game bernama Kris Antoni yang pernah mendapat pelayanan buruk dari oknum pegawai bea cukai saat membawa peralatan untuk membuat video game di Nintendo Switch.

Curahan hati itu ditanggapi dengan kalimat bernada kasar dan merendahkan oleh @wada****. Netizen pun dibuat panas dan menduga @wada**** adalah oknum petugas bea cukai. Melihat cuitan dari seorang diduga oknum pegawai bea cukai itu, Arie Kriting pun langsung menyampaikan pendapatnya.

Suami Indah Permatasari langsung membalas cuitan @wada**** yang kini sudah disembunyikan. Arie Kriting pun langsung menyolek akun Twitter milik staf Menteri Keuangan Yustinus Prastowo sambil memperlihatkan cuitan @wada****.

Dalam cuitannya, Arie Kriting mengusulkan agar para pegawai bea cukai tak terlalu banyak menggunakan media sosial, terutama mereka yang mudah tersulut emosi. Namun rupanya, banyak netizen yang tak sependapat dengan Arie Kriting lantaran mereka justru senang melihat beberapa oknum pegawai yang membongkar boroknya sendiri.

 

Cuitan Arie Kriting Soal Pria Membela Oknum Bea Cukai Sambil Menghina Netizen

Terlihat Arie Kriting menyampaikan usulnya secara positif dan berharap agar ke depannya ada perubahan yang baik di dalam tubuh bea cukai di Indonesia.

"Pak @prastow mohon maaf, ini karena lagi banyak masyarakat yang resah, mungkin pegawainya dikurangi dulu main sosmednya kalau gak bisa menahan emosi begini," tulis Arie Kriting sambil menyantumkan kalimat tak menyenangkan dari @wada****.

"Pasti berat melihat situasi yang kayak gak ada habisnya menyoroti kinerja teman-teman di sana. Semoga tetap istiqomah. 🙏🏽," tulis Arie Kriting melanjutkan.

&

nbsp;

Tanggapan Netizen yang Tak Setuju dengan Ide Arie Kriting Soal Pegawai Bea Cukai

Namun, beberapa warganet justru tak setuju jika oknum pegawai bea cukai hanya dibatasi dalam menggunakan media sosial. Justru mereka berpikir media sosial penting untuk mengungkap semua kekurangan di bea cukai.

"Malah bagus dong bang arie, biarkan ini momentum buat kemenkeu & mas pras bersih2. Yang begituan biar kena seleksi alam, ngapain dipertahankan. Toh gampang nelusurnya..," tulis @Iba***.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Jangan cuma dikurangi main sosmednya bang, tapi mungkin harus dilakukan sweeping ya bang, yang begini begini auto delete dari jabatan dan asnnya aja, karena klo cm puasa main medsos, masih bisa kasar dan berbuat salah di dunia nyata," kata @ari***. "Jangan dibatasi main sosmed lah. Kan kebobrokan Pajak & Bea Cukai terbongkar karena medsos. Ayo yg lain, pamer-pamerin lagi hasil dari penggelapannya," celetuk @jum***. "Jangan di kurangilah biar ketahuan mana penyakit"nya. Kalo disosmed rada rada kan tinggal lihat LHKPN nya 😅," kata @hil***.

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan