Sukses

Baim Wong dan 5 Konten Kontroversial yang Sempat Bikin Masyarakat Gerah, Termasuk Prank KDRT

Liputan6.com, Jakarta Baim Wong kembali terseret kontroversi sepanjang tahun 2022 ini. Setelah disenggol isu kekayaan intelektual dan privasi anak, keduanya kini menuai hujatan atas konten prank KDRT. Konten tersebut dianggap merugikan pihak kepolisian serta para korban kekerasan dalam rumah tangga di seluruh penjuru negeri.

Sebelum isu-isu tersebut, Baim Wong memang sudah beberapa kali terjerat kontroversi lantaran beberapa konten videonya yang dianggap meresahkan sebagian masyarakat. Meskipun begitu, sang aktor tetap mengulang konten-konten yang memancing opini negatif publik.

Sampai pada puncaknya adalah tahun ini ketika suami Paula Verhoeven membuat konten prank KDRT yang melibatkan petugas kepolisian sebagai sasaran keusilannya. Baim Wong memang sudah meminta maaf seperti kasus-kasus sebelumnya. Namun akibat prank KDRT ini, ia bisa terancam pidana karena diduga membuat laporan palsu.

Namun di luar itu semua, Baim Wong tetap mendapat pujian dari penggemarnya dengan membuat lebih banyak konten berbagi rezeki meskipun banyak yang dikemas dalam bentuk prank. Sayangnya, sebagian masyarakat tampaknya lebih terpaku pada konten-konten yang dianggap tak pantas untuk ditampilkan.

Apa sajakan konten-konten video Baim Wong yang sempat membuat masyarakat gerah dan tak tahan untuk melontarkan kritikan hingga hujatan kepada aktor 41 tahun ini? Berikut deretannya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 6 halaman

1. Konten Mengusir Kakek yang Berdagang

Baim Wong sempat viral pada tahun lalu lantaran beredar sebuah video dirinya mengusir seorang kakek yang benama Kakek Suhud.

Kala itu, Kakek Suhud sedang menawarkan dagangannya tanpa menyerah. Sikap sang kakek dianggap mengganggu oleh Baim Wong sampai sang aktor secara keras mengusirnya.

Video tersebut menjadi viral dan panen hujatan hingga akhirnya Baim Wong pun meminta maaf secara pribadi kepada Kakek Suhud.

Namun ketika ia dan kakek Suhud sudah berdamai, sejumlah masyarakat tetap menganggap Baim sedang memanfaatkan kejadian tersebut sebagai bahan konten.

 

3 dari 6 halaman

2. Konten Warteg di Lokasi Kebakaran

Pada Agustus 2022, Baim Wong kembali mengudang kontroversi lantaran membuat konten di antara warga yang rumahnya menjadi korban kebakaran di wilayah Simprug, Jakarta Selatan.

Kala itu, Baim Wong berniat untuk memeriksa sebuah bangunan warteg yang viral lantaran masih berdiri utuh karena tak dilalap si jago merah meskipun berdekatan dengan rumah-rumah yang terbakar.

Biarpuan bermaksud untuk memetik hikmah tertentu melalui konten tersebut, Baim Wong tetap dihujat warganet lantaran mengekspos para korban yang tempat tinggalnya sudah habis dilalap api.

 

4 dari 6 halaman

3. Hak Kekayaan Intelektual Komunitas Fashion

Komunitas Citayem Fashion Week yang berisi perkumpulan anak-anak muda dari Depok, Kabupaten Bogor, dan sekitarnya di area Sudirman, Jakarta, menghipnotis Baim Wong dan Paula Verhoeven untuk mendatangi mereka.

Namun setelah berkenalan dengan para pentolannya, Baim Wong tak sekadar membuat konten kedatangannya di sana. Ayah dua anak itu juga menyiapkan banyak uang kepada para anggota komunitas tersebut dengan membuat ajang Citayam Fashion Show.

Sayangnya, niat baik mereka berubah menjadi masalah setelah Baim Wong bersama perusahaannya menjadikan Citayam Fashion Week sebagai sebuah brand dengan mendaftarkannya sebagai HAKI (hak kekayaan intelektual) ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Upaya yang diklaim Baim Wong sebagai keinginan tulus untuk memajukan dunia fashion di Indonesia itu pun akhirnya malah mengundang hujatan sekaligus cibiran masyarakat karena dianggap memanfaatkan pamor Citayam Fashion Week.

 

5 dari 6 halaman

4. Konten Anak SD yang Memilik Banyak Kutu

Masih di tahun ini, Baim Wong kembali mengundang kontroversi akibat membuat konten bersama seorang siswi SD Negeri di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Komentar negatif muncul lantaran pelajar tersebut memiliki banyak kutu di rambutnya.

Meskipun sang siswi beserta ibu kandung dan gurunya antusias menyambut kedatangan Baim Wong, komentar-komentar negatif yang berteberan tak berkurang.

Malahan, sejumlah warganet mengkhawatirkan privasi anak tersebut yang wajahnya tak ditutupi saat ditayangkan sebagai konten oleh Baim Wong.

Warganet juga banyak yang mencemaskan nasib sang ibu setelah identitasnya dan identitas putrinya diekspos oleh Baim Wong.

 

6 dari 6 halaman

5. Konten Prank KDRT

Baim Wong belum lama ini menayangkan konten prank KDRT yang dibuat setelah mencuatnya kasus dugaan KDRT di rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar. Dalam videonya, terlihat Paula yang mengenakan masker membuat laporan KDRT di salah satu kantor polisi.

Namun, sang petugas polisi yang menanggapi laporan tersebut kaget dan kesal saat tahu wanita di hadapannya adalah Paula, setelah sang model membuka maskernya. Baim dari dalam mobil tampak menertawakan kejadian itu.

Namun tak lama kemudian, konten tersebut dihapus setelah menuai hujatan dari warganet maupun sejumlah rekan artis. Salah satunya adalah Deddy Corbuzier yang pernah mengundang Baim Wong ke video podcast Close The Door.

Keduanya dianggap telah merendahkan institusi kepolisian serta menyinggung para korban KDRT. Bahkan, ada yang menganggap Baim dan Paula tak berempati terhadap Lesti yang diduga sedang menjadi korban tindak KDRT oleh suaminya. 

Lantaran aksi nekat mereka, Baim Wong dan Paula terancam dijerat hukuman pidana atas dugaan pelanggaran terhadap pasal 220 KUHP tentang laporan palsu.

"Mengarah Pasal 220 soal laporan palsu. Mengarah betul. Pidana itu karena kan dia bohong. Lain kalau betulan," ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.