Sinopsis Anime Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon Season 4 yang Sudah Tayang, Nonton Episode 1 Gratis di Vidio

Jumat, (22/7/2022) menjadi waktu perilisan episode 1 anime terbaru Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon Season 4. Terkenal dengan nama lain DanMachi, anime ini bisa disaksikan gratis untuk tiga episode pertama di Vidio.

Diterbitkan 22 Juli 2022, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dunia anime kembali kedatangan serial terbaru yang berjudul Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon Season 4. Anime yang terkenal dengan nama lain DanMachi ini baru saja merilis episode pertamanya pada Jumat, (22/7/2022).

Sebelum muncul dalam versi serial anime, DanMachi pertama kali dikenal dalam bentuk novel ringan pada 2013 silam. Hingga saat ini sudah ada total 17 volume. Untuk versi novel ringannya sendiri ditulis oleh Fujino Omori. Masih di tahun yang sama, Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon hadir dalam bentuk manga.

Dua tahun setelahnya, tepatnya pada awal April 2015, studio J.C Staff mulai memproduksi anime Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon yang sukses dengan total 37 episode. Kesuksesan ini pun akhirnya mengantarkan anime keren yang juga tayang di berbagai negara menuju ke musim 4.

Setelah menunggu lama sejak musim ketiganya pada 2019, kini penggemar DanMachi sudah bisa menonton episode 1 untuk mengetahui kisah kelanjutan Bell Cranel dan rekan-rekannya. Anime ini bisa Anda saksikan melalui layanan streaming Vidio. Berikut sinopsis untuk episode perdananya.

Perjalanan Bell Cranel

Di awal pembukaan Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon Season 4, terdengar dialog antara Bell dengan Hestia. Tampaknya Bell baru saja kalah dengan musuh terakhirnya yang membuat dirinya terlihat frustasi.

Berbanding terbalik dengan Bell yang melihatnya sebagai suatu kegagalan, Hestia justru menganggap kekalahan tersebut menjadi momentum agar Bell tidak terjebak di zona nyamannya. Dengan begitu, Bell secara tidak langsung sudah naik peringkat ke level 4.

Pagi hari setelahnya, Bell berbincang dengan penjaga berjubah hitam. Ia bertanya tetang misi Bell selanjutnya. Dengan penuh rasa optimis, Bell mengucapkan keinginannya untuk tetap menggali lebih dalam Dungeon.

Sayangnya, keinginan Bell diragukan oleh penjaga berjubah hitam tersebut. Karena baginya, akan sia-sia usaha Bell jika tidak pergi ke lantai terdalam Dungeon. Bagi penjaga tersebut, manusia tidak akan bisa hidup berdampingan dengan Xenos di masa depan jika misi menaklukan Dungeon tidak terwujud.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Xenos sendiri merupakan sesosok monster yang begitu cerdas dan memiliki kekuatan hebat baik fisik maupun dalam hal intelegensi. Para Xenos sendiri merupakan monster yang menjadi target pembalasan dendam Ais Wllenstein, teman Bell Cranel. Di sisi lain, Bell Cranel sangat ingin mewujudkan kehidupan di mana Xenos dan manusia bisa beriringan tanpa saling bermusuhan. Satu-satunya cara untuk bisa membuat cita-cita itu terlaksana adalah dengan mengunjungi Dungeon lantai paling bawah. Di sana, terdapa sebuah perjanjian. Ternyata bukan Bell saja, ada segelintir orang yang juga ingin menyelesaikan misi lantai bawah Dungeon salah satunya adalah Luvis Lilix yang datang dari Familia Modi. Ia merasa dirinya bisa lebih hebat dari Bell.

Halaman
Show All
Isyhari Maheswar, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan