5 Film Adaptasi Video Game Laris yang Terus Dibuat Tapi Sering Mengecewakan Fans, Termasuk Resident Evil

Konsep yang disajikan dalam film adaptasi video game terkadang berbeda dari materi aslinya, seperti halnya Resident Evil.

Diperbarui 18 Juli 2022, 12:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Terlebih lagi, dua karakter utama gimnya, Ryu dan Ken, seperti tak dianggap. Sebuah web series berjudul Assassin's Fist dirilis pada 2014 dan baru kali ini fans merasa puas sejak film animasi garapan sineas Jepang pada 1994 silam.

3. BloodRayne

BloodRayne dikenal sebagai video game bergenre petualangan aksi yang menyorot wanita setengah vampir bernama Rayne untuk dikirim ke berbagai belahan dunia agar bisa meruntuhkan Nazi demi mencegah terjadinya perang dunia kedua.

Sebenarnya, film adaptasinya bisa dikatakan banyak adegan aksi yang menyesuaikan gim aslinya. Sayangnya, alur ceritanya dibuat berbeda, yaitu pada abad ke-19.

Rayne pun diceritakan hanya menghentikan aksi keji ayahnya. Dua sekuel dibuat dengan pemeran yang berbeda dan mendekati kisah gim, namun tetap saja fans kecewa dan waralaba film ini dikritik pengamat.

 

4. Tomb Raider

Tomb Raider, sebuah gim petualangan yang berkisah pada penjelajah wanita bernama Lara Croft. Menjadi salah satu waralaba video game laris sejak akhir era 1990-an. Filmnya kemudian diangkat pada 2001 dengan Angelina Jolie sebagai bintang utama, menyusul sekuelnya pada 2003.

Sayangnya, kedua film tersebut dianggap sangat tidak mewakili unsur misteri dan penjelajahan Lara Croft lantaran dikemas sebagai film aksi Hollywood yang sangat tipikial pada masanya.

Sebuah film adaptasi reboot video game yang dibintangi Alicia Vikander dirilis pada 2018. Sayangnya, tak semua penggemar gimnya suka dengan film ini.

5. Mortal Kombat

Mortal Kombat dikenal sebagai salah satu gim genre pertarungan era 1990-an yang kerap menampilkan adegan kekerasan dan darah yang sangat ekstrim. Para sineas Hollywood kemudian mengangkatnnya pada 1995 menjadi sebuah film dan sekuelnya yang berjudul tambahan Annihilation pada 1997.

Kedua film tersebut terbilang laris meskipun sayangnya hanya karena fans yang penasaran. Setelah ditonton, kekecewaan fans pun tumpah. Serial berjudul Conquest dan Legacy bahkan dianggap lebih baik.

Sampai akhirnya, para sineas membuat ulang filmnya yang tayang pada tahun lalu. Meskipun pujian diberikan pada beberapa pemain, termasuk Joe Taslim, konsep karakter baru keturunan Scorpion dalam film ini membuat beberapa fans kecewa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan