Sukses

Harry Styles Batalkan Konsernya Gara-Gara Terjadi Penembakan Maut di Mal Dekat Panggungnya

Liputan6.com, Jakarta Harry Styles baru-baru ini membuat publik simpatik lantaran ia dan timnya dengan sigap membatalkan konsernya yang hendak digelar di Royal Arena Kopenhagen, Denmark pada Minggu (3/7/2022). Pasalnya, beberapa jam sebelum pertunjukan, terjadi penembakan di salah satu mal.

Lokasi penembakan sangat berdekatan dengan area panggung konser Harry Styles. Akibat insiden ini, lebih dari satu orang tewas dan banyak yang mengalami luka-luka. Alhasil konser sang penyanyi yang merupakan bagian dari Love On Tour tak bisa digelar dengan alasan keamanan, melansir People.

Rasa simpatik publik kepada Harry Styles semakin besar lantaran ia mengungkapkan kesedihan sekaligus menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga atau kerabat korban penembakan. Harry pun menenangkan para penggemar di sana dengan menyebut kota Kopenhagen memiliki masyarakat yang hangat.

"Saya mengagumi kota ini. Orang-orangnya sangat hangat dan penuh cinta. Saya turut berduka untuk para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terluka. Maaf kami tidak bisa bersama. Tolong untuk saling menjaga satu sama lain," ujar Harry Styles melalui media sosialnya.

 

2 dari 3 halaman

Tak Hanya Harry Styles

Diketahui, panggung tersebut tak hanya diisi oleh konser Harry Styles. Dua band legendaris dunia pun awalnya direncanakan untuk tampil. Namun karena kondisi tak memungkinkan, nasib mereka sama seperti Harry.

Dua band yang hendak tampil itu adalah Pearl Jam serta Queen + Adam Lambert. Mereka dijadwalkan akan tampil di area tersebut pada beberapa pekan mendatang.

 

3 dari 3 halaman

Penembakan

Melansir Antaranews.com, pihak yang berwajib sedang menyelidiki para saksi, gambar, serta video dari insiden itu dalam rangka membantu proses penyelidikan.

Kepolisian setempat menjelaskan bahwa korban penembakan di Mal Field itu menewaskan lebih dari satu orang serta korban luka-luka lainnya. Disampaikan juga sudah ada tersangka yang merupakan pria berusia 22 tahun.

"Lebih dari satu orang dipastikan tewas dan beberapa orang terluka," begitu laporan polisi setempat.