ST Bastiens Berikan Gebrakan Gothic di Single Baru yang Mencuri perhatian

ST Bastiens bakal memberikan penampilan yang berbeda.

Diperbarui 08 Maret 2022, 14:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Grup band ST Bastiens melakukan gebrakan dengan merilis single pertamanya yang berjudul Das Schönste Arschloch pada Jumat (11/3/2022). Single ini menjadi pembuka karena bakal ada karya berikutnya. Dan tentunya kolaborasi dengan beberapa musisi Tanah Air.

Band yang menggunakan konsep landasan gaya New-Gothic ini berfokus untuk mengambil aura perubahan, revolusioner dan kebebasan berekspresi. Gothic tidak ingin mereka kaitkan lagi dengan hitam dan kegelapan, tapi lebih menjadi bentuk aktualisasi diri dan menjadi lambang buat setiap pribadi untuk berani berkarya. Berbuat sesuatu yang positif dan berani mengekspresikan dirinya menjadi dirinya sendiri.

Dianalogikan dengan perubahan menjadi vampire, suatu persona yang kuat, cepat, dan punya kemampuan serta berani berdiri di tengah kegelapan yang melanda untuk menjadi dirinya sendiri. New-Gothic adalah paduan musik antara New Wave, Gothic dan Rock yang menjadi aura dari band ini.

Seperti motto yang mereka usung dalam single pertamanya, yakni 'In Goth We Trust'. Yang memiliki arti percaya pada diri sendiri untuk berekspresi dan beraktualisasi. GOTH yang dimaksud disini adalah sebuah akronim dari Get Out The Habits, yang berarti keluar dari kebiasaan yang telah biasa orang normal lakukan. Bahwa tidak apa-apa menjadi berbeda, tidak masalah menjadi lain dari pada yang lain, tidak apa-apa untuk keluar dari comfort zone.

 

Luar Negeri

ST Bastiens akan turut menghingarkan telinga pendengar, baik di Indonesia maupun di Jerman. Atau di negara-negara lain. Rencananya, setelah tour di bumi pertiwi, ST Bastiens akan melakukan tour lanjutan di negeri fatherland, salah satu tanah kelahiran para filsuf kenamaan. Akankan para pemikir yang sudah wafat itu turut berjingkrak-jingkrak saat kedatangan vampire darah belasteran ini?

Vampire disini, merujuk pada konsep band yang akan diusung oleh ST Bastiens dalam setiap lagu-lagunya. Dengan kesegaran yang “baru” mulut pemamah darah, taringnya siap mengigit panggung-panggung tempat beraksi, serta kuping dari para pendengar untuk dibuat bingar.

Belasteran yang dimaksud, dapat berarti fisikal maupun esensial. Antara Indonesia dan Jerman. Sang vokalis mempunyai darah Jerman, dan sempat hidup dinegara tersebut, walaupun kini, ia memilih Indonesia untuk tujuan bermusik dan berkehidupan. — Dengan alasan-alasan lain yang personal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Liputan6.com, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan