Luncurkan Mini Album EP Saturday Groove, Brian Siregar Jadi Produser di Usia Remaja

Saturday Groove selain menjadi judul dari mini album ini, juga merupakan salah satu lagu andalan Brian Siregar yang terdapat di dalam album tersebut.

Diperbarui 03 Februari 2022, 00:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lalu ada juga Cascade yang dalam bahasa Indonesia berarti riam atau air terjun. Brian beranggapan bahwa kata Cascade terdengar menyenangkan layaknya air terjun yang jatuh dengan bebasnya.

Dukungan Musisi

Mini album ini didukung oleh musisi-musisi yang sudah tidak asing lagi seperti Damez Nababan (saxophone), Kadek Rihardika (gitar) yang kebetulan keduanya adalah personil band fusion yang sudah tidak asing lagi yaitu Fusion Stuff.

Lalu ada musisi muda berbakat Mason Pantouw (bass) juga Krishna Siregar (pendiri dari Fusion Stuff) pada keyboard yang juga ayah dari Brian.  

"Bermain bersama musisi-musisi profesional yang jauh lebih berpengalaman menyadarkan aku akan betapa pentingnya latihan. Dan aku harus berlatih lebih banyak serta lebih giat lagi nih," tegas Brian dengan antusias.

 

Jadi Produser Sendiri

Sementara yang bertindak sebagai album produsernya adalah Brian sendiri. Ia berkata bahwa ayahnya memberi kepercayaan kepada dirinya untuk memproduseri albumnya sendiri. 

"Papa nyuruh aku memproduseri sendiri album ini supaya aku belajar. Jadi bagus atau tidaknya album ini tergantung aku sendiri. It is what it is," katanya.

Dan sebagai seorang produser pendatang baru, banyak sekali hal-hal baru yang ia pelajari. Brian sangat bersyukur dan senang sekali mendapat kesempatan ini.

Mini album karya Brian Siregar dengan racikan musik yang apik ini bisa kita dengar dan nikmati mulai 28 Januari 2022 di platform-platform musik digital. 

 

Sejak Kecil dan Rencana ke Depan

Minat bermusik yang tumbuh sedari kecil, membuat Brian terus berkembang dalam wawasan bermusiknya.

Ia berkata "Dari aku kecil setiap hari papa selalu puterin aku musik. Musik apa saja, tapi seringnya jazz. Jadi lama-lama aku suka musik banget deh, terutama jazz, dan waktu di grade 2 tiba-tiba aku suka dan pengen main drum". 

Selain tumbuh dalam lingkungan yang musikal, Brian juga pernah mengenyam pendidikan kursus musik dengan drum sebagai pilihan instrumennya.

Lalu selepas kursus, ia lebih banyak belajar dan memperdalam kemampuannya dengan bimbingan ayahnya. Drummer-drummer yang menjadi idolanya antara lain: Steve Gadd, Buddy Rich, Akira Jimbo, Dave Weckl, dan Vinnie Colaiuta.

Untuk ke depannya Brian berharap mini album beserta perjalanan musiknya bisa diterima oleh banyak khalayak pecinta musik di Indonesia khususnya para pecinta fusion jazz. 

"Mudah-mudahan kehadiranku bisa diterima oleh kalangan musik tanah air baik kalangan musisi maupun pecinta musiknya, dan albumku bisa disukai oleh banyak orang," tutup Brian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan