Sukses

Misteri Peluru di Pistol Alec Baldwin yang Tak Sengaja Tewaskan Kru Film Rust

Liputan6.com, Los Angeles - Peluru dari pistol yang dipegang Alec Baldwin dan secara tak sengaja menewaskan sinematografer Halyna Hutchins, menjadi tanda tanya besar. Awalnya, diberitakan bahwa yang dimasukkan dalam pistol tersebut adalah peluru hampa.

Namun belakangan muncul dugaan bahwa yang yang merenggut nyawa sang kru film adalah peluru hidup. Salah satu yang meyakini hal ini, adalah Aliansi Pekerja Film dan Teater atau IATSE Local 44 Los Angeles.

Dilansir dari Deadline, Senin (25/10/2021), aliansi ini mengirimkan email kepada para anggotanya. Dalam isinya, mereka meyakini yang melesat dari pistol paman Hailey Baldwin ini bukanlah peluru hampa.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Peluru Hidup

"Sebuah peluru hidup secara tak sengaja ditembakkan oleh aktor utama, menerjang Director of Photography yang juga anggota Local 600 Halyna Hutchins, dan sutradara Joel Souzam," begitu isi pernyataan mereka.

3 dari 5 halaman

Dilihat dari Parahnya Luka-Luka

Seorang sumber juga menyatakan kepada Deadline, bahwa serikat pekerja lokal meyakini ada satu peluru hidup dalam pistol yang jadi properti syuting.

Spekulasi ini muncul, menimbang parahnya luka yang diderita sang sinematografer dan sutradara.

4 dari 5 halaman

Belum Ada Keterangan Resmi

Di sisi lain, dalam afidavit yang disusun oleh Detektif Joel Cano yang menangani perkara ini, juga disebutkan soal peluru hidup. Namun ada dugaan, bahwa penyebutan peluru hidup masih merupakan teori.

Petugas berwenang sendiri, belum memberikan informasi resmi mengenai peluru ini. "Kami belum bisa mengonfirmasi atau membantah informasi ini," kata juru bicara kantor Sheriff Santa Fe, Juan Rios.

"Kami bahkan belum memulai pemeriksaan forensik terhadap isu ini," ia menambahkan.

5 dari 5 halaman

Cold Gun

Dalam afidavit yang didapatkan media, terungkap bahwa Alec Baldwin mendapatkan pistol ini asisten sutradara. Dalam momen ini, sang asisten sutradara sempat menyatakan bahwa properti yang diserahkan adalah cold gun, yang berarti senjata api ini aman digunakan dan tak mengandung peluru hidup. 

Sang asisten sutradara juga mengaku tak tahu bahwa ada peluru hidup dalam pistol tersebut. Sebelumnya, senjata api ini dipersiapkan oleh seorang armorer.