Parodi Medley Balada Anak Remaja, Film Pendek Untuk Apresiasi Peran dan Cinta Ibu

Indonesia merayakan Hari Ibu tiap Desember. Balada Anak Remaja, sebuah parodi medley dengan pesan menyentuh hadir di jagat maya.

Diterbitkan 27 Desember 2020, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lebih Serius dan Muram

Sok jago, semau gue, penuh prasangka, dan masa bodoh terhadap kepentingan orang sekitar. Balada Anak Remaja terasa lebih serius juga muram. Lagu-lagu yang ditampilkan merangkum esensi film ini. Yakni, permintaan maaf kepada ibu yang telah berkorban banyak.

Porsi segmen menyanyi lebih dominan dan panjang jika dibandingkan ceritanya sendiri. Padahal, sineas Jui Purwoto telah menyisipkan banyak adegan untuk melanjutkan perjalanan Ajay hingga sampai ke pemahaman akan cinta ibu. 

Ringkas dan Tidak Monoton

Akhirnya, porsi Balada Anak Remaja bergeser ke medley. Kisah Ibu dan Ajay seperti menyesuaikan dengan pilihan lagu. Dari aspek penuturan, film ini menyampaikan pesan secara ringkas dan tidak monoton.

Adegan digulirkan dalam drama maupun musikal. Maka, ia terasa tidak membosankan. Konsekuensinya ya itu tadi, musik yang dominan membuat beberapa karakter yang menonjol kurang mendapat panggung.

 

Pemain: Noviya S. Guritno, Nurmen, Dany Beler, Yessy Argobie, Fajar Nugra, Chdamul Furqon, Julfikar Maha Putra

Produser: Maulana Azhari

Sutradara: Jui Purwoto

Produksi: Soundtoloyo

Durasi: 13 menit, 52 menit

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan