Jeritan Malam: Apa Yang Bikin Film Ini Beda dari Karya Rocky Soraya Sebelumnya?

Jeritan Malam dipoles Rocky Soraya, sineas yang telah melahirkan empat horor box office.

Diterbitkan 11 Desember 2019, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tak harus dari novel laris manis atau membuat cerita asli, apa yang viral di jagat maya pun bisa difilmkan. Jeritan Malam karya Meta-morfosis, misalnya. Cerita Jeritan Malam yang ramai digunjing warganet diusung ke layar lebar dengan sejumlah penyesuaian.

Mengingat, format layar lebar tak bisa disamakan dengan versi cetak. Jeritan Malam dipoles Rocky Soraya, sineas yang telah melahirkan empat horor box office.

Keempat film itu, yakni Mata Batin (1,28 juta penonton), The Doll 2 (1,2 juta), Sabrina (1,3 juta), dan Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur (3,3 juta). Usai diganjar rekor MURI atas pencapaian box office bertubi, Rocky Soraya kembali lewat Jeritan Malam.

Siapa Yang Mengajak Wulan?

Jeritan Malam bermula saat Reza (Hrejunot) yang menjalin cinta dengan Wulan (Cinta) diterima kerja di sebuah perusahaan nasional. Ia ditempatkan di Jawa Timur. Ayah (Roy) dan Ibu Reza (D’Ratu) merestui. Sementara Wulan meski berat hati, mendukung keputusan sang pacar. Di Banyuwangi, Reza ditempatkan di sebuah mes bersama dua seniornya, Indra (Winky) dan Minto (Indra).

Mes itu dijaga Pak Dikin (Fuad). Sejak menetap di mes, Reza merasakan hal-hal aneh dari lukisan yang berpindah sendiri hingga suara jeritan perempuan dari belakang rumah. Indra, Minto, dan Pak Dikin meyakini ada makhluk lain yang menghuni mes itu. Reza yang berpikir logis menyebut segala keganjilan ada penjelasan ilmiahnya. Pola pikir Reza berubah saat Wulan yang merindu berkunjung ke Banyuwangi.

Di mes, Wulan disambut Reza. Ia pun diajak makan malam. Alangkah syok Wulan saat yang dihidangkan Reza adalah sajian kembang melati berikut dupa. Reza mencakar kulit wajahnya hingga terkelupas. Panik, Wulan kabur dari mes. Di halaman mes, ia mendapati Reza dan kawan-kawan. Pertanyaannya, siapa yang mengajak Wulan makan malam tadi?

Karakter Utama Laki-laki

Berkali melahirkan horor box office, adakah hal baru yang disajikan Rocky? Selain cerita viral dari Kaskus, Jeritan Malam menyuguhkan sejumlah terobosan. Pertama, karakter utama film ini laki-laki. Hal yang tak pernah terjadi dalam film horor Rocky sebelumnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

The Doll menekankan kisahnya pada Anya (Shandy Aulia). Mata Batin berporos pada Alia (Jessica Mila) dan adik perempuannya. The Doll 2 dan Sabrina menampilkan tokoh Maira (Luna Maya). Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur jelas bertumpu pada karakter ikonis Suzzanna. Dalam Jeritan Malam, semua adegan mengacu pada logika berpikir dan keputusan-keputusan besar yang dibuat Reza. Wulan memang berdampak dalam cerita tapi tak dominan. Ia muncul di awal untuk memotivasi tokoh utama. Hadir lagi di pertengahan untuk menguatkan cerita cinta dan mengantar tokoh utama ke fase titik balik. Di akhir, Wulan mengeksekusi babak penutup secara dramatis.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan