Sukses

Jadi Politikus Abu-Abu di Film Gundala, Lukman Sardi Ogah Tiru Gaya Tokoh Parpol

Liputan6.com, Jakarta Saat Joko Anwar memperkenalkan pemeran utama dan pendukung film Gundala, publik menyambut antusias. Pasalnya, Gundala menampilkan sederet bintang papan atas dari Abimana Aryasatya, Ario Bayu, Lukman Sardi, Rio Dewanto, Hannah Al Rashid dan masih banyak lagi.

Lukman Sardi mengaku tertantang tampil di film Gundala. Dalam sesi wawancara khusus dengan Showbiz Liputan6.com, Lukman Sardi membocorkan perannya dalam film Gundala. Di film ini, Lukman Sardi memerankan politikus bernama Ridwan Bahri.

 

“Sebagai politikus dia punya tujuan dan untuk mencapai itu ia melakukan banyak hal. Saya  melihat (karakter Ridwan Bahri) dari sisi itu,” ujar Lukman Sardi di Jakarta Selatan, baru-baru ini. Untuk menghidupkan sang politikus di Gundala, Lukman Sardi membedah naskah dan memperkaya referensi dunia politik.

“Dari naskah dan arahan Joko Anwar sangat jelas komitmen Ridwan Bahri ini politikus yang mengarah ke mana. Terlihat banget arah pembicaraannya. Dia selalu bermain di area abu-abu untuk mencapai tujuan tertentu,” ujar bintang film Berbagi Suami tersebut

2 dari 3 halaman

Fokus kepada Naskah

Lukman Sardi belum bersedia menjelaskan detail konflik dan apa kaitan Ridwan Bahri dengan Sancaka alias Gundala. Peraih Piala Citra ini hanya menyebut, “Ada titik tertentu Ridwan tampil, di titik lain ia mundur dulu. Politik adalah seni untuk mencapai tujuan tertentu.”

Untuk menghidupkan Ridwan Bahri, Lukman Sardi punya cara sendiri. Benarkah ia menirukan gaya bicara atau gestur salah satu tokoh partai politik di Tanah Air?

“Untuk Ridwan Bahri saya tidak meniru cara bicara salah satu politikus Indonesia. Saya fokus saja ke naskah dan tujuannya,” bantahnya.

3 dari 3 halaman

Optimistis

Gundala adalah produksi bersama Screenplay Films, BumiLangit Studios, Legacy Pictures, dan Ideosource Entertainment. Film ini akan edar di bioskop mulai 29 Agustus 2019. Lukman Sardi optimistis hasil akhir Gundala akan memuaskan. Ayah tiga anak ini menjelaskan, Joko Anwar telah berusaha keras membangun karakter demi karakter.

“Dengan latar belakang karakter yang jelas, saya bisa menghidupkannya. Joko memberi informasi karakter yang saya mainkan ini lahir kapan dan bagaimana hidupnya. Joko kasih saya amunisi banyak,” pungkasnya.

 

(Wayan Diananto)

Loading