Konser Jikustik Reunian di Jakarta Sukses Mencabik-Cabik Kenangan

Total ada 20 lagu dimainkan dalam konser Jikustik Reunian yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/7).

Diterbitkan 20 Juli 2019, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Konser Jikustik Reunian berakhir dengan indah di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/7/2019) malam. Para Jikustikan, sebutan untuk penggemar Jikustik, yang memenuhi venue berkapasitas sekitar 1.300 penonton itu pun larut dalam ribuan kenangan penuh emosi.

Sesuai janji Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia, promotor konser ini, Jikustik Reunian memang berhasil mencabik-cabik kenangan penonton yang hadir. Lagu-lagu yang dimainkan adalah tembang-tembang yang pernah mengantarkan Pongki (gitar/vokal), Dadi (gitar), Icha (bass), Adit (kibor), dan Carlo (drum) ke puncak sukses mereka pada era awal hingga medio tahun 2000-an.

Alhasil, bukan hanya mereka, para personel yang berada di atas panggung justru yang bernostalgia. Para penggemar yang datang, juga bisa merasakan betul, betapa kenangan-kenangan mereka muncul dengan sendirinya, seiring lagu-lagu yang dimainkan. Jangan heran, sepanjang konser, para Jikustikan terus berkaraoke bersama Pongki dan kawan-kawan.

Persis seperti konser Jikustian Reuninan pertama yang digelar Rajawali Indonesia di Yogyakarta, 29 Maret 2019 lalu.

Lagu "Akhiri dengan Indah" memang dijadikan lagu penutup konser malam itu. Lagu yang diambil dari album Perjalanan Panjang (2002) itu mengakhiri konser yang dibuka dengan lagu "Maaf".

Jikustik Reunian memang bukan sembarang konser. Pongki dan Icha sejatinya bukan lagi anggota Jikustik, yang kini telah memiliki vokalis baru bernama Brian Prasetyo Adi. Mereka bahkan sudah hampir 10 tahun tidak saling berkomunikasi.

Konsep Rekonsiliasi

Maka itu. menyaksikan kembali mereka sepanggung, bermusik dan bernyanyi bersama, diiringi senda gurau, menjadi momen mahal. Dan, memang konsep inilah yang sejak awal diusung sang promotor yang dikenal dengan event Prambanan Jazz Festival itu.

Dengan konsep "rekonsiliasi", Jikustik Reunian membuktikan kepada khalayak, bahwa memang tidak ada untungnya berkonflik. Buktinya, dengan kembali bersatu mereka masih mampu menghibur serta menguras emosi penonton yang hadir.

Didukung dengan tata panggung dan pencahayaan yang megah, konser ini jadi semakin lengkap. Petikan-petikan puisi-puisi di layar raksasa back drop panggung juga kerap jadi pemicu awal emosi penonton di setiap lagu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Hits-hits seperti "Aku Datang", "Tak Ada yang Abadi", "1000 Tahun", "Setia", "Samudera Mengering", "Setia" dan lain-lain seperti meluncur dari kerongkongan Pongki, ditingkahi backing vokal dari Dadi, Adit, dan Icha. Icha sendiri sempat bernyanyi khusus sebagai vokalis utama di lagu "Saat Kau Tak di Sini", "Menggapaimu" dan "Tak Pantas Untukmu". Sementara Brian sempat dihadirkan berduet dengan Pongki pada lagu "Tetap Percaya".

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan