Sukses

Ridwan Kamil Bahagia Nonton Preman Pensiun

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sangat mengapresiasi diputarnya film Preman Pensiun. Selain sebagai besar syutingnya dilakukan di Bandung, Jawa Barat, ceritanya pun memiliki banyak makna. 

Mantan Walikota Bandung itu mengaku sangat terhibur ketika menyaksikan film Preman Pensiun. Ridwan Kamil juga mengaku sangat mendukung film Indonesia seperti Preman Pensiun.

"Tadi banyak ketawa-ketawanya, karena halnya sangat rutin, sangat receh istilahnya, tapi diangkat jadi sesuatu yang menyenangkan. Ada sedihnya juga karena endingnya juga tentu kita berdinamika lah, macam-macam. Ada tawa dan sedihnya," ujar Ridwan Kamil saat nonton bareng Preman Pensiun di Ciwalk, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019).

Film Preman Pensiun akan diputar secara perdana pada tanggal 17 Januari 2019 mendatang. Filmnya memang mengambil latar belakang ceritanya di daerah Bandung, Jawa Barat.

"Pesannya sangat mendalam tentang tanggung jawab, siapa yang berbuat dia harus punya pertanggung jawaban dan tentunya ini menjadi hikmah buat kita yang nonton," kata Ridwan Kamil.

 

2 dari 3 halaman

Menyaksikan

Ridwan Kamil pun berharap warga Jawa Barat bisa menyaksikan film Preman Pensiun yang kental dengan Jawa Barat. 

"Jangan lupa warga Jawa Barat nonton film terbaik kita, film Preman Pensiun. Kalau Ridwan Kamil nonton, Anda semua harus nonton. Kalau saya pulang bahagia, Anda juga Insya Allah pulang nonton dengan bahagia," kata Ridwan Kamil.

 

3 dari 3 halaman

Pesan

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil berpesan untuk setiap insan film yang ingin syuting di Jawa Barat untuk meminta bantuan kepada dirinya.  

"Bandung saya kira lengkap ya. Ada konteks sejarah, ada konteks kampusnya, ada konteks daerah premanismenya, ada konteks romantisnya, semuanya lengkap. Jadi siapa-siapa yang mau syuting di Bandung, Jawa Barat hubungi saya aja. Saya akan bantu mengurangi biaya produksi, saya bantu perizinannya, yang penting Bandung dan Jabar jadi tempat syuting film yg menyenangkan buat para kru, produser, dan sutradara film," pungkasnya.

Pameran Koleksi Seni George Michael Sebelum Dilelang

Tutup Video
Loading
Artikel Selanjutnya
Epy Kusnandar Akui Karakter Mantan Preman Sudah Melekat di Dirinya 
Artikel Selanjutnya
Kembali ke Indonesia, Tya Arifin Belajar Lagi Bahasa Sunda