Pameran Lukisan Dwitunggal Painting Exhibition Siap Digelar

Pameran Lukisan Dwitunggal Painting Exhibition dihelat di Museum Puri Lukisan. Pembukaan dihelat, Kamis (6/9/2018) mendatang di Ubud, Bali.

Diterbitkan 27 Agustus 2018, 15:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jadi, lanjut dia, mudah-mudahan hasil kontemplasi dan perenungan spiritualnya bisa diterima dan mewakili perjalanan hidup setiap orang. Sementara itu, seniman Ida Bagus Putu Sena merupakan cucu dari generasi pertama pelukis Bali yang mendunia, Ida Bagus Kembeng. Kakeknya merupakan artis asal Bali pertama yang menerima medali perak dalam Universale Exposition tahun 1937. Dia juga merupakan keponakan dari seniman Bali terkenal Ida Bagus Made Poleng.

Tapi anehnya mereka tidak identik dalam karya. Sena memiliki style melukis yang berbeda dengan keluarganya yang lain. Menggunakan teknik lukis tradisional Bali, lukisannya unik. Hiperdetail. Goresannya ekspresif.

Selanjutnya

Tak heran, untuk membuat satu lukisan, Sena bisa memakan waktu minimal enam bulan. Bahkan bisa sampai tiga tahun!

"Itu karena Sena memang betul-betul detail saat menuangkan ide di atas kanvas. Jadi setiap guratannya memang spesial sekali," puji Daniel yang juga bertindak sebagai sponsor pameran.

Di mata Budiana pun, sebagai sesama seniman, dia memuji karya Sena. Menurutnya, Sena pintar mengangkat tokoh-tokoh perwayangan yang disambung dengan nuansa kekinian.

Filsafatnya yang diambil. Dikupas menjadi pegangan hidup. Rencananya, pameran tersebut bakal dibuka terpisah dihari yang sama. Pameran solo I Ketut Budiana akan diresmikan oleh Gubernur Bali terpilih I Wayan Koster.

Sementara pameran solo Ida Bagus Putu Sena dibuka oleh Wakil Gubernur Bali terpilih Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Pameran tersebut juga bakal dibuka untuk umum hingga 1 Oktober mendatang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan