Cerita Ernest Prakasa Satukan Komika Indonesia

Ernest Prakasa saat ini aktif sebagai sutradara.

Diterbitkan 05 April 2018, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Nama Ernest Prakasa dikenal sebagai seorang komika sampai akhirnya menjadi seorang sutradara. Sebelumnya, awal karir Ernest Prakasa dimulai dari jebolan Stand Up Comedy Indonesia yang berhasil meraih juara ketiga. Sampai akhirnya, dirinya  bergabung bersama Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, Isman H. Suryaman dan Ryan Adriandhy. Bersama-sama, mereka lalu mendirikan komunitas Stand Up Indo. 

Komunitas tersebut berhasil mengukuhkan diri dengan menjadi perintis budaya komedi tunggal di Indonesia. Ernest pun didaulat sebagai Ketua pertama dari Stand Up Indo hingga bulan Juni 2013. Kiprah di dunia komika nyatanya berhasil mengantarkan Ernest Prakasa ke jenjang kesuksesan seperti saat ini.

Ernest Prakasa sempat membintangi beberapa judul layar kaca Tanah Air. COMIC 8 menjadi salah satu filmnya bersama para komika yang cukup fenomenal. Bahkan, film ini sampai meraih penghargaan dari Presiden Jokowi karena berhasil jadi film terlaris di tahun 2014. Hingga akhirnya, kisah hidup yang ia rangkum dalam sebuah buku bertajuk NGENEST mendapat tawaran dari seorang produser untuk diangkat ke layar lebar.

Ya, Ernest memang sempat menulis trilogi kehidupan tentang dirinya. Mulai dari zaman ia duduk di bangku sekolah dasar sampai menikah dengan sosok wanita cantik bernama Meira Anastasia. Lika-liku perjalanan serta kehidupannya sebagai kaum minoritas tergambar dengan sangat jelas di buku tersebut.

Tak disangka, pintu gerbang kesuksesan semakin terbuka lebar tatkala film NGENEST mendapat respon yang cukup positif dari netizen Indonesia. Meski harus diakui, Ernest Prakasa mendapat tugas yang cukup berat saat itu, baik sebagai penulis skenario, sutradara dan pemain film sekaligus. Namun, ia mampu membuktikan bahwa dari kerja keras dan tangan dinginnya, tak ada sesuatu yang tidak mungkin.

 

  Sempat Dicibir Karena Diduga Aji Mumpung

Keputusan Ernest untuk beralih profesi tak selamanya mendapat dukungan yang positif. Tak sedikit yang menilai dirinya hanya aji mumpung. Namun seolah sudah kebal dengan segala macam tindak bullying, Ernest hanya membalas semuanya dengan karya.

Diakui olehnya, ia memang suka tertantang untuk mencoba hal baru. Jadi anggapan orang tentang aji mumpung tak lagi jadi soal. "Dibilang aji mumpung nggak apa-apa. Prinsip gue tuh pengin selalu mencoba hal baru. Minimal sekali aja gue nyoba. Kalau sampai pada akhirnya gue merasa this is not for me ya udah, minimal gue udah pernah nyoba," cetus Ernest, saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Bukan tanpa sebab Ernest tiba-tiba ingin menjajal dunia baru selain menjadi komika. Pria kelahiran 29 Januari 1982 ini memang memiliki keinginan untuk menjadi seorang komedian yang multitalenta. "Pengen bisa kayak stand up comedian di Hollywood yang jalan sutradara atau akting tapi tetep bisa stand up," ujarnya.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan