Simak 4 Cerita Menarik di Balik Layar Film Dilan 1990

Berikut ini adalah fakta-fakta menarik pembuatan film Dilan 1990 yang telah dirangkum oleh Liputan6.com.

Diterbitkan 25 Januari 2018, 13:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak cuma Iqbaal yang yang berjumpa dengan adegan tersulit dalam memerankan sosok Dilan, Vanesha Prescilla juga mendapat pengalaman serupa. Menjadi Milea dalam film Dilan 1990, ada adegan paling sukar yang tak bisa ia lupakan.

Karena rasa kesal yang meluap-luap, tokoh Anhar yang diperankan oleh Giulio Perengkuan menampar wajah Milea di sekolah. Setidaknya butuh retake hingga 15 kali untuk mendapatkan gambar yang sempurna.

Kesulitan itu kian bertambah kala adegan menampar harus dilakukan dengan sungguhan, tidak dibuat-buat.

"Wah, itu pengorbanannya. Ditampar sampai 15 kali. Harus kena, biar berasa. Karena harus di sini kan (tepat di pipi), dia mukulnya ke sini, ke sini (tidak tepat sasaran)" ujar Iqbaal saat berkunjung ke redaksi Liputan6.com, di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018).

Iqbaal Keluar dari Medsos

(Deki Prayoga/bintang.com)

Tokoh Dilan sendiri memiliki kepribadian yang berbeda dari sosok Iqbaal. Dilan digambarkan sebagai Panglima Tempur namun bisa bersikap lembut terhadap sosok wanita.

Untuk menjiwai karakter ini, saat syuting Iqbaal ingin dipanggil dengan nama Dilan, bukan dengan nama aslinya. "Saya bilang sama kru ketika di lokasi saya mau dipanggil Dilan," ujar Iqbaal saat berkunjung ke redaksi Liputan6.com, di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018).

Selama proses syuting berlangsung, Iqbaal memutuskan untuk menghentikan aktivitasnya di media sosial. Ia menganggap, media sosial tidak memiliki kaitan dengan penggambaran cerita pada tahun 1990.

"Saya sampai setop semua medsos tuh, Instagram, Snapchat, Line, saya cuma pakai WhatsApp. Buat saya 90-an nggak ada tuh yang kayak gitu," sambung aktor berusia 18 tahun tersebut.

Bertemu Dilan Asli

https://cdn0-a.production.images.static6.com/e3mxJ4uDus0fklXsy_ycd8Y4OCk=/673x373/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1823531/original/029167600_1515386969-20180108-MV-Dilan-FRR25.jpg

Berperan sebagai Dilan dalam film garapan Fajar Bustomi, Dilan 1990, merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Iqbaal Ramadhan. Untuk mendalami karakter Dilan, mantan penyanyi cilik ini bahkan sudah dipertemukan dengan sosok asli Dilan.

Dari pertemuannya dengan Dilan, Iqbaal Ramadhan bisa mempelajari bagaimana cara dia bertutur kata sesuai dengan yang dituangkan Pidi Baiq dalam karya novelnya.

"Itu pengalaman yang luar biasa ya buat saya pribadi. Ketemu sama Dilannya, saya membayangkan dia membaca semua dialog di buku (novel)," kata Iqbaal ditemui usai acara press screening Dilan 1990 di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (16/1/2018).

Tak hanya gaya bicaranya, Iqbaal juga mempelajari bahasa tubuh Dilan dalam beraktivitas. Segala detailnya ia perhatikan agar bisa menjadi Dilan yang diharapkan para pencinta novelnya. "Lihat gaya bicara, cara duduk, bersikap, berjalan," ujar Iqbaal. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Zulfa Ayu Sundari, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan