Drama Korea Goblin, di Ambang Batas Pertempuran Hidup dan Mati

Drama Korea Goblin yang diperankan Gong Yoo menampilkan cerita yang menarik dan tak terduga.

Diterbitkan 11 Desember 2016, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lee Dong Wook berperan sebagai dewa kematian dalam drama Goblin yang juga diperankan Gong Yoo (Hancinema)

Meski memiliki kekuatan dan keabadian, jauh di dalam lubuk hatinya, Kim Shin adalah pria yang baik hati dan berhati lembut. Akhirnya, Kim Shin--sang Goblin--mengabulkan permintaan wanita tersebut.

Semua itu merupakan insting hidup disebut juga eros, ditujukan pada pemeliharaan ego dan pemeliharaan kelangsungan jenis. Wanita tersebut berhasil selamat, melahirkan anak perempuannya diberi nama Ji Eun Tak.

Setelah wanita itu pergi, Dewa Kematian bernama Wang Yeo (Lee Dong Wook) hadir, untuk mengambil nyawanya. Ia bingung karena targetnya menghilang. Manusia mengatakan momen itu adalah sebuah keajaiban.

Kim Shin (Gong Yoo) bersama Ji Eun Tak, remaja yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Goblin (Hancinema)

Meski sedih, tugas Wang Yeo mengambil nyawa orang lain. Semua nama dalam daftar harus ia jemput untuk kembali ke jalannya. Hal yang dilakukan Wang Yeo bisa disebut sebagai insting mati atau disebut juga thanatos, insting yang ditujukan kepada perusakan atau penghancuran atas apa yang telah ada yaitu kepada diri sendiri atau kepada orang lain atau luar diri.

Selanjutnya, Jin Eun Tak ternyata lahir dengan takdir yang unik setelah diselamatkan Goblin, Ia memiliki tanda di punggungnya, membuatnya disebut sebagai Pengantin Goblin.

Insting Hidup dan Mati yang Berdampingan

Ji Eun Tak pun akhirnya tumbuh besar. Namun di usia sembilan tahun, dia kehilangan ibunya. Kelahiran Eun Tak yang tidak disangka membuatnya mampu melihat makhluk tak kasat mata.

Eun Tak tumbuh menjadi pribadi yang tak percaya dengan adanya keberuntungan. Sikap dan sifat yang membangun sosok Eun Tak itu seperti yang ada dalam psikoanalisis Sigmund Freud, menyebutkan iwa individu memiliki tiga tingkat kesadaran yaitu : sadar (conscious), prasadar (preconscious), dan tak sadar (unconscious).


Selanjutnya Freud membahas pembagian psikisme manusia, yaitu tingkah laku manusia merupakan produk interaksi dari tiga sistem, yaitu: Id, Ego, dan Superego.

Lee Dong Wook dalam drama Goblin (2016)

Artinya bahwa setiap tingkah laku manusia itu ada unsur nafsu (dorongan), unsur kesadaran nyata dan unsur pengendalian: terlepas dari benar atau salah, baik atau buruk (Fudyartanta, 2006: 102). Ketiga sistem pembentuk kepribadian manusia tersebut mempunyai fungsi, sifat, konponen, prinsip kerja, dinamisme, dan mekanisme yang berbeda.

Sejak ibunya meninggal, Eun Tak tinggal bersama bibi dan keluarganya yang kejam. Meski begitu, Eun Tak tidak langsung berputus asa. Dia sadar kehidupan tetap berjalan, roda dunia masih terus berputar. Insting hidup disebut juga eros adalah insting yang ditujukan pada pemeliharaan ego dan pemeliharaan kelangsungan jenis. Dengan kata lain, insting hidup adalah insting yang ditujukan kepada pemeliharaan kehidupan manusia sebagai individu maupun sebagai spesies.

Akhirnya saat berusia 19 tahun, Eun Tak yang tak percaya dengan keajaiban melihat dengan jelas hadiah untuk dirinya sendiri. Rupanya Eun Tak memiliki seorang penjaga. Saat tabir kehidupannya terbuka, Eun Tak pun kembali bertemu dengan Dewa Kematian.

Eun Tak bersama Goblin dan Dewa Kematian (Grim Reaper)

Nama Eun Tak pun membingungkan dewa kematian tak ada dalam daftar hidup ataupun mati. Eun Tak juga telah masuk deadline atau tak seharusnya dilahirkan.

Sang dewa kematian yang hanya menjalankan tugasnya melakukan sesuai dengan insting mati atau thanatos adalah insting yang ditujukan kepada perusakan atau penghancuran atas apa yang telah ada. Freud menjelaskan bahwa naluri kematian pada individu biasanya ditujukan kepada dua arah, yaitu kepada diri sendiri atau kepada orang lain atau luar diri.

Naluri kematian yang diarahkan ke luar diri atau kepada orang lain dilakukan dengan cara membunuh, menganiaya, atau menghancurkan orang lain. Naluri kematian juga dapat menjurus pada tindakan bunuh diri atau pengrusakan diri (self-destructive behavior) atau bersikap agresif terhadap orang lain (Hilgard et al., 1975: 335)

Gong Yoo berperan sebagai makhluk supranatural dalam drama Goblin (2016)

Lagi-lagi, Eun Tak berhasil selamat, lebih tepatnya diselamatkan oleh sang goblin. Takdir di hadapan Eun Tak jauh lebih kejam, ia yang harus mencabut pedang dari tubuh Kim Shin mengantarkannya ke peristirahat terakhir. Setelah pedangnya dicabut, Kim Shin berubah menjadi abu. Dalam drama Goblin ini, terlihat jelas eros dan thanatos yang berjalan beriringan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Desika Pemita, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan