Sukses

Ini Alasan Yusuf Mansur Ikut Tax Amnesty

Liputan6.com, Jakarta Ustaz Yusuf Mansur menyambangi Direktorat Jendral Pajak (DPJ) Kementrian Keuangan (Kemenkeu), di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2016). Ustaz terkenal mengikuti tax amnesty bareng boss Indofood, Franciscus Welirang.

Pendakwah, produser film, penulis buku dan juga pemilik Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an menuturkan, keikutsertaannya dalam program tax amnesty untuk memberikan contoh yang baik bagi warga negara Indonesia.

Ustadz Yusuf Mansyur (kiri), Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Fransiscus Welirang (kanan) dan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi memberikan keterangan di Dirjen Pajak, Jakarta, (30/9). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

"Saya ikut tax amnesty karena spirit belajar. Bagaimana selama ini saya belajar hidup halal, hidup toyib (baik). Kemudian babak baru nih hidup transparansi, kemudian regulasi," ujar Ustaz Yususf Mansur usai melakukan tax amnesty.

"Yang kedua spiritnya adalah mendukung. Mendukung negara, presiden, pemerintah, mudah-mudahan ini adalah perbuatan baik yang diridai Allah SWT. Yang ketiga spiritnya adalah spirit berbagi," sambung Ustaz Yusuf Mansur.

Karena transparan kepada pemerintah, pria 39 tahun itu mengaku lega. Selain itu, bapak empat anak ini juga bisa membantu menjalankan program pemerintah guna kebaikan bangsa dan negara.

"Saya sih sudah lega dari dulu dan sekarang tambah lega. Kalau lega kan kayak ada sesuatu yang disembunyikan. Hartanya tidak ada yang aneh juga, tidak ada utang yang bermasalah, ya kita declare. Karena spiritnya berbagi, ya menurut saya lega from the beginning," tutur Ustaz Yusuf Mansur.

Ustadz Yusuf Mansyur dan Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Fransiscus Welirang foto bersama usai mengikuti tax amnesty di Dirjen Pajak, Jakarta, Jumat (30/9). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Yusuf Mansur ingin warga Indonesia yang lain bisa mengikuti program tax amnesty seperti dirinya. Dengan begitu bisa memuluskan program kerja pemerintah untuk membangun negeri.

"Kalau sudah transparansi kan enak, enggak perlu ada yang gimana-gimana. Tinggal ke depan, yang tadinya tidak beraturan ke depannya menjadi beraturan. Kita urus semua harta kita dan bantu pemerintah kita masalah pajak," kata Yusuf Mansyur.

BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK