6 Kutipan Inspiratif dari Game of Thrones yang Menggugah

Sejumlah dialog dalam Game of Thrones mampu membuat Anda tergugah, menjadi lebih berani, atau lebih percaya diri.

Diterbitkan 21 September 2016, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dan lewat kalimat ini, Ned Stark juga memperlihatkan bahwa seseorang tak boleh hanya berani berkata-kata, namun juga membuktikannya lewat tindakan.

Daenerys Targaryen

"A dragon is not a slave." 
(Naga bukanlah seorang budak).

Sepanjang hidupnya, Daenerys Targaryen diperlakukan sebagai seorang barang yang bisa diperlakukan seenaknya. Terutama, oleh kakaknya yang kejam, Viserys Targaryen.

Namun ia bangkit dan mengangkat derajatnya sendiri. Ia menjadi "ibu" dari tiga ekor naga, menjadi ratu yang berkuasa, dan membebaskan para budak.

Satu saat, Kaznys sang juragan budak yang keji, meminta naga milik Daenerys. Sang Khaleesi lantas mengecohnya, mengutarakan kalimat ini, lalu membakar Kaznys hidup-hidup.

Ucapan Daenerys ini, bisa dipandang sebagai intisari kebangkitan dari masa lalunya. Bahwa wanita dari klan Targaryen ini, yakin bahwa dirinya memiliki kekuatan sebesar naga. Dan makhluk sehebat naga, tak pantas menjadi budak untuk orang lain.

Syrio Forel

"There is only one thing we say to death: not today."
(Hanya ada satu hal yang bisa kita ucapkan pada kematian: bukan hari ini).

Rasa gundah Arya Stark atas nasib ayahnya, Ned Stark, membuatnya tak fokus dengan pelajaran pedang dari gurunya, Syrio. Sang guru dari Braavos ini mengingatkan pada Arya bahwa hanya ada satu "Tuhan", yakni kematian. "Dan hanya ada satu hal yang kita ucapkan pada kematian: bukan hari ini," tutur Syrio, memompa semangat Arya sampai titik darah penghabisan.

Di kemudian hari, kalimat ini lantas menjelma menjadi meme dan ungkapan untuk memancing motivasi, dengan mengganti kata "kematian" dalam dialog ini. Jadi, apakah hari ini Anda merasa takut, putus asa, dan ingin menyerah? Katakan "not today" pada emosi negatif tersebut.

Tywin Lannister

"A lion doesn't concern himself with the opinion of the sheep".
(Seekor singa tak akan menyusahkan diri mereka dengan opini para domba)

Sepanjang hidupnya, Tywin Lannister merasa ia harus hidup layaknya lambang klan keluarganya: seekor singa. Tokoh antagonis ini, memang begitu memandang tinggi derajatnya.

Namun, ada satu kalimat dari karakter ini yang bisa menaikkan semangat kala Anda tengah jadi bahan gunjingan yang tak ada faedahnya. Karena bagi seseorang berhati singa, tak perlu bersusah hati karena opini orang-orang bermental lemah yang ingin menjatuhkan Anda.

Lord Varys

"A very small man can cast a very large shadow".
(Seorang pria yang sangat kecil pun dapat menghasilkan bayangan yang sangat besar)

Varys, si Laba-Laba, adalah satu dari sedikit orang yang mampu menilai kemampuan Tyrion Lannister, pria yang selalu diremehkan orang di Westeros karena ukuran tubuhnya. Varys mengerti ketajaman otak anak bungsu keluarga Lannister tersebut, yang diam-diam menjadi penggerak sejumlah kejadian penting yang terjadi di ibu kota Westeros.

"Seorang pria yang sangat kecil pun dapat menghasilkan bayangan yang sangat besar," ujarnya.

Lewat kutipan ini, Varys menyebutkan bahwa kekuatan seseorang sebenarnya tak bergantung pada kondisi fisiknya. Asal memiliki kekuatan otak, dan tahu cara memainkannya, siapa pun dapat menjadi orang yang paling berpengaruh besar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan