Dewi Perssik Klarifikasi soal Goyang Erotis di Bali

Dewi Perssik sempat memperlihatkan pakaian dalamnya saat dirinya melantunkan sebuah lagu.

Diterbitkan 07 April 2016, 17:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dewi Perssik sempat menghebohkan netizen lantaran kemunculan video goyang erotisnya di sebuah kelab di Bali. Janda Saipul Jamil itu mengenakan gaun panjang dengan belahan hingga di pangkal paha.

Banyak netizen mengecam aksi Dewi yang dianggap terlalu ekstrem. Apalagi, di video itu memperlihatkan celana dalam sang biduan. Lantas, apa kata Dewi Perssik?

Dewi Perssik akan kembali naik pelaminan dalam waktu dekat. Seperti apa ceritanya? (Foto:Instagram)

"Iya itu memang di kelab. Sebenarnya itu bukan celana dalam, tapi hot pant. Memang terlihat seperti begitu (celana dalam). Orang yang enggak senang sama Dewi saja yang bilang begitu," kata manajer Dewi Perssik, Fannie saat dihubungi via telepon, Kamis (7/4/2016).

 

Baca Juga

  • Dewi Perssik Tampil Seronok di Bali?
  • Seksinya Dewi Perssik Pakai Jumpsuit Hitam Transparan
  • Lagunya Dinyanyikan Dewi Perssik, Pedangdut Ini Mewek

Menurut Fannie, goyangan erotis yang dilakukan Depe --sapaan Dewi Perssik-- masih terbilang wajar. Pasalnya, hal itu sesuai dengan kontrak yang disepakati oleh pihak kelab.

"Iya lah, kami pasti menyesuaikan di manapun ada acara. Sebelumnya kan selalu ada technical meeting, boleh seksi atau tidak. Dan kami harus tahu batasan seksi kayak gimana," ungkapnya.

Dewi Perssik bersiap menembak

Diakui Fannie, pihaknya juga selalu mempertimbangkan batas-batas norma yang berlaku. Bila pekerjaan yang ditawarkan terlalu sensual, Fannie pun berhak menolaknya.

"Keinginan klien selalu kami penuhi. Orang beli barang ke kami jangan sampai salah beli. Beli bakso jangan dikasih soto. Tapi kalau keinginannya enggak bisa kami penuhi, kami juga berhak untuk menolak," jelas Fannie.(Ras/Mer)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Zara Leola dan Kiesha Tampil di Konser 30 Tahun Ungu, Enda: Mereka Penerus Kami

Rizky Aditya Saputra, Meiristica NurulTim Redaksi
Copy Link
Batalkan