KALEIDOSKOP 2015: 10 Isu Bollywood Paling Kontroversial (Bag I)

Sejumlah isu kontroversial menghiasi kemeriahan industri hiburan Bollywood sepanjang 2015.

Diterbitkan 23 Desember 2015, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kasus tersebut rupanya masih bergulir hingga 13 tahun lamanya. Akhirnya pada Desember 2015 ini, bintang Prem Ratan Dhan Payo itu bisa bernapas lega setelah dibebaskan dari segala tuduhan. Pengadilan Tinggi Bombay menuding kepolisian Bandra melakukan penyelidikan yang salah. Jaksa dianggap bertanggung jawab atas keanehan yang tertera dalam bukti dan tidak memanggil semua saksi yang bersangkutan.

Ameesha Patel Dituduh Tidak Menghormati Bangsa

Pada Oktober 2015, aktor Kushal Tandon menuduh aktris cantik Ameesha Patel tetap duduk sementara penonton lain berdiri sebagai bentuk penghormatan kepada lagu kebangsaan (India) yang tengah dimainkan sebelum pemutaran film dilakukan.

Aktris berusia 40 tahun itu kemudian buka suara dan mencoba melakukan pembelaan dengan mengatakan dirinya saat itu sedang datang bulan dan harus segera pergi ke toilet setelah film dimulai. Tak hanya itu, Ameesha juga mengungkapkan kekesalannya lewat akun Twitter pribadinya.

"Sepertinya semua wanita harus menampar Kushal. Aku tengah mengalami masalah wanita bulanan. Jika aku berdiri maka akan menyebabkan darah mengalir di lantai bioskop.

Pembebasan Bersyarat Sanjay Dutt

Aktor Sanjay Dutt menerima sejumlah kritikan karena diduga mendapatkan perlakuan khusus selama menjadi tahanan.

Terutama saat dirinya diberikan pembebasan bersyarat pada Agustus 2015 untuk mengunjungi putrinya, Iqra yang menjalani operasi hidung.

Sanjay yang ditahan sejak Mei 2013 itu kabarnya berada di luar penjara Yerwada sekitar lima bulan selama lebih dari dua tahun masa tahanan. Aktor Bollywood itu ditangkap lantaran dirinya terkait kasus bom Mumbai, India pada 1993 silam. Kemungkinan ia akan benar-benar bebas di awal tahun 2016 mendatang usai masa hukumannya berakhir. (Eka/Ade)*

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Eka Laili Rosidha, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan