Sukses

Farhat Abbas dan Ahmad Dhani Saling Klaim Menang di Pengadilan

Liputan6.com, Jakarta Perseteruan Farhat Abbas dan Ahmad Dhani memasuki babak baru. Meski agenda sidang masih panjang, keduanya sudah saling klaim memenangkan persidangan.

Dhani yakin ahli bahasa yang dibawanya sebagai saksi, sangat menguntungkannya. "Kami sangat puas dengan kesaksian ahli bahasa. Tweet tersebut (Farhat) disebut mencemarkan nama baik Ahmad Dhani dan Ramdhan Alamsyah," kata pengacara Dhani, Suhentra Asido Hutabarat di PN Jaksel, Kamis (4/12/2015).

Musisi Ahmad Dhani memberikan keterangan pers saat berada di Kejati DKI Jakarta, Jakarta, Senin (5/10/2015). Ahmad Dhani mengirimkan surat permohonan penahanan badan rutan terhadap Farhat Abbas. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Saat dia bilang ayah bodoh, bangkrut, murtad, pembawa petaka itu ternyata fitnah. Karena tidak pernah terjadi. Ada tweet ke Ramdhan, dibilangnya pencemaran nama baik. Kami yakin menang," sambung Suhendra.

Di pihak lain, Farhat justru menyebut saksi ahli bahasa yang dihadirkan Dhani sangat menguntungkan. Pasalnya, ketika ditanya soal tweet balasan dari Ramdhan, saksi ahli itu juga menyebut tweet mantan pengacara Eyang Subur itu bermasalah.

Farhat Abbas [Rini Suhartini/Liputan6.com]

"Ahli bahasa yang dibawa Dhani bilang semua masalah pidana, tidak ada kaitannya dengan yang di perdata. Tweet yang dibuat Ramdhan bermasalah juga, kita tanyakan ke ahli bahasanya. Soal yang mengatur-atur hakim terhadap apa yang digugatnya," terang pengacara Farhat, Arnold Purba.

"Ya, mudah-mudahan kalau dikabulkan dapat Rp 60,5 miliar. Kalau memang bisa, buat bagi-bagi ke keluarga korban. Dhani lebih jahat daripada saya, yang hanya mengatakan dia ayah bodoh. Saya minta dia menikahi tujuh janda korban, tapi belum tentu mereka mau dengan Dhani," timpal Farhat Abbas. (Ras/fei)

BERANI BERUBAH: Takjil Drive Thru Masjid Al Azhar