Akibat perbuatannya, Shweta diamankan polisi dan diserahkan ke Departemen Kesejahteraan Perempuan dan Anak-Anak. Di sana, dia mendapatkan pengobatan dan tempat tinggal sampai masa penahanannya selesai.
Graciela Yataco
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/997244/original/013332700_1442908333-Gracia.jpg)
Seorang model dari Peru, Graciela Yataco merupakan salah satu pelopor tren jual diri dengan melelang keperawanan. Pada 2005 lalu, Yataco yang masih berusia 18 tahun melelang keperawanannya demi biaya berobat sang ibu.
Yataco mengaku menjual keperawanannya karena dirinya sangat membutuh biaya untuk pengobatan ibunya. Selain itu dia juga membutuhkan biaya untuk kehidupan sehari-hari seperti membiayai adiknya.
Dalam pelelangan keperawanan ini, diketahui seorang lelaki Kanada menawar keperawanan Yataco dengan harga USD 1,5 juta atau setara dengan Rp 14,4 miliar kala itu.
Namun, Yataco tidak mengiyakan harga yang ditawarkan pria asal Kanada tersebut. Hingga akhirnya seorang penawar tertinggi bisa menikmati keperawanan Yataco dengan harga Rp 15,8 miliar.
Divya Sri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/997246/original/097509400_1442908392-actress-sri-divya-latest-photos-36.jpg)
Satu lagi artis Bollywood Shweta Basu ditangkap pihak kepolisian karena ketahuan menjadi PSK di kawasan Hyderabad. Aktris Telugu, India, Divya Sri pun tertangkap tangan saat menjadi PSK alias artis bookingan.
Divya tertangkap setelah sebelumnya polisi mendapatkan keterangan dari masyarakat sekitar yang mengungkapkan adanya kegiatan seksual ilegal di kawasan tempat mereka tinggal. Setelah polisi menyelidiki, tertangkaplah Divya di kawasan Guntur, India saat akan melayani pelanggannya.
Yang mengejutkan, tidak hanya Divya yang tertangkap malam itu. Tapi juga ada beberapa aktris Telugu lain yang juga ikut terjaring operasi polisi.
Setelah penangkapan tersebut, Divya diamankan oleh pihak kepolisian di rumah penampungan milik pemerintah. Namun beberapa orang di antaranya ditahan polisi di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
Risa Naruse
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/997296/original/000378700_1442909212-Naruse_Risa-158158.jpg)
Mantan anggota idol group AKB48 tim K, Risa Naruse terjun ke dunia prostitusi saat berusia 20 tahun dan meninggalkan AKB48 di tahun 2009 karena masalah kesehatan. Namun, Risa melakukan aktifitas prostitusi dengan bermain dalam film porno.
Film perdananya pun sudah dirilis pada 1 Oktober tahun lalu berjudul `National Idol` yang dibintangi oleh Haruna Aisaka.
“Ini adalah pertama kali baginya untuk difoto memakai bikini, telanjang, dan dicium,” kata label tersebut. “DVD ini penuh dengan kejutan, seperti gambar dirinya menatap muka dengan alat kelamin pria,” lanjutnya, Pada cover DVD terdapat tulisan “Aitakatta“, yang merupakan salah satu lagu andalan AKB48.
Risa Na
Tata Liem
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/78743/original/tata-liem-pose-baru-130314b.jpg)
Dari Indonesia, nama Tata Liem juga sempat mengaku pernah menjual diri demi memenuhi kebutuhannya. Pemilik nama asli Muhammad Hatta itu mengaku bahwa dirinya sempat 'menjual diri' tak lama setelah sampai di Jakarta.
"Saya dulu pernah jual diri. Habis, Jakarta keras sih kehidupannya. Ya untunglah yang booking orangnya cakep dan duitnya lumayan," ujar Tata.
Dirinya menuturkan perbuatan jual dirinya kini hanya masa lalu yang sudah dikuburnya hidup-hidup, hal ini karena dia ingin pada sisa umurnya sekarang lebih melakukan hal positif, guna bekal di akhirat.
"Sekarang udah makin tua dan harus insyaf. Takut kalau mati nanti malah belum siap amal ibadahnya untuk dipertanggungjawabkan," jelasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/977780/original/057384700_1441361230-Anggita-Sari-6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)