5 Manga Ini Belum Pantas Tamat Sampai Pengarang Meninggal

Ada lima judul manga yang boleh dianggap tak layak untuk ditamatkan sampai pengarangnya meninggal dunia.

Diterbitkan 20 Agustus 2015, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tokyo Budaya manga tak terasa sudah lebih dari dua dekade merasuk ke dalam tanah air kita. Beragam judul menarik seperti Doraemon, Dragon Ball, Candy Candy, hingga Astro Boy, sukses menyihir masyarakat Indonesia di era 1990-an.

Manga dan Anime Atom boy atau biasa disebut Astro Boy.

Namun seiring berjalannya waktu, kita menyadari ada banyak judul manga yang memiliki kontinuitas menarik. Sehingga, kita pun berharap agar kisah-kisahnya tak segera berakhir begitu saja sebelum pengarangnya wafat.

Di Indonesia sendiri, sebetulnya manga Doraemon sangat menarik untuk dilanjutkan, namun salah satu pengarangnya dari duet Fujiko F. Fujio, Fujimoto Hiroshi, telah meninggalkan dunia ini.

Anime dan manga Doraemon.

Sehingga, kita hanya disisakan oleh beberapa judul manga menarik lainnya yang rasanya boleh saja dianggap tak layak untuk ditamatkan sampai para pengarangnya menyusul mangaka Doraemon itu. Apa saja judul-judul manga itu? Simak deretan selengkapnya.

 

Detective Conan

Detective Conan

Diciptakan oleh pengarang Yaiba, Aoyama Gosho, manga Detective Conan sangat kental dengan nuansa misteri, kriminal, dan tentu saja detektif.

Apa yang membuat Detective Conan belum layak ditamatkan sebelum sang pengarang meninggal adalah faktor kepopulerannya serta alur cerita utama yang sangat panjang dan menggemaskan.

Edisi terbatas manga Detective Conan volume 86 bakal memiliki sebuah DVD berisi anime berdurasi 92 menit.

Coba perhatikan, manga ini mampu membius siapa pun yang bukan dari kalangan otaku - alias penggemar berat anime dan manga. Khalayak umum banyak yang suka dan mengikuti manga satu ini. Sehingga, kepopulerannya tak perlu ditanyakan lagi.

Untuk alur ceritanya, manga berjudul asli Meitantei Conan atau yang di AS disebut Case Closed ini, mempertahankan format kasus kriminal yang sangat kental. Bahkan usia karakternya pun tak berubah-ubah meskipun teknologi atau isu global yang aktual terus berkembang di dalam ceritanya.

Anime tentang hilangnya Conan Edogawa setelah ingatannya lenyap ini, turut diarahkan oleh seluruh sutradara versi film.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Konklusi alur utamanya pun belum ada tanda-tanda untuk dimunculkan - yaitu bagaimana detektif remaja Shinichi Kudo mengakhiri kutukan tubuh anak SD akibat perbuatan organisasi hitam, serta apa yang dilakukannya untuk menaklukkan organisasi jahat tersebut. Maka, tak ada alasan bagi Aoyama Gosho untuk menamatkan Detective Conan sebelum napasnya berakhir. Apalagi, kisahnya masih dijadikan sebagai materi anime layar lebar setiap tahun. Bila pun pertikaian sang tokoh utama dengan organisasi diakhiri, rasanya masih pantas jika Aoyama Gosho melanjutkan alur kehidupan Shinichi, Ran, dan Kogoro dengan judul Detective Conan versi baru.  

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan