Sukses

Heboh Video Terompet Sangkakala, Apa Kata Citra Prima?

Liputan6.com, Jakarta Di laman youtube tengah heboh video suara mirip terompet dari langit. Banyak yang menghubungkannya sebagai suara 'terompet sangkakala', pertanda kiamat segera datang.

Suara itu terdengar di beberapa negara. Seperti di Jerman pada 4 April 2015. Video-video yang merekam 'suara sangkakala' tersebut muncul dari berbagai negara seperti Kanada, Ukraina, Amerika Serikat, Jerman dan Belarus selama hampir 1 dekade.

Setelah dua kali mengalami mati suri, Citra Prima mengakui jadi lebih dekat dengan Tuhan.

Sama dengan Teuku Wisnu, parapsikolog cantik Citra Prima yang mampu melihat dimensi lain ini, tak mempercayai fenomena bunyi tersebut sebagai suara terompet sangkakala.

Baca juga: Heboh Suara 'Sangkakala' Dari Langit, Ini Kata Teuku Wisnu

"Jelas itu bukan suara terompet Sangkakala. Suara itu hanya terdengar di beberapa negara. Kalau suara terompet sangkakala didengar ke seluruh belahan dunia," kata Citra Prima saat ditemui di sebuah restoran di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2015).

Ahli metafisika Citra Prima saat menghadiri acara gala premier Film Tuyul di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/4/2015). (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Citra Prima malah menduga kalau suara terompet itu sebagai sebuah uji coba senjata atau peralatan supersonik. "Suaranya bisa terdengar kencang tapi tetap tak menjangkau seluruh dunia," terang Citra.

Baca juga: Sangkakala, Farhat Abbas Berharap Semua Orang Nikmati Kiamat

Video yang menampilkan suara 'terompet sangkakala' itu memang menjadi perdebatan. Kalau Teuku Wisnu dan Citra Prima tak mempercayai video tersebut sebagai bunyi terompet sangkakala sebagai pertanda kiamat segera datang, peramal nasib artis Suhu Naga justru meyakininya.

"Suara itu memang (terompet) sangkakala. Itu suara di mana pintu bencana terbuka," kata Suhu Naga saat memberi ramalan dan arti suara tersebut kepada Liputan6.com di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2015).

Baca juga: Suhu Naga: Suara Misterius dari Langit Memang Sangkakala

"Tiupan pertama terjadi adalah alert of opening disaster, itu baru peringatan. Yang kedua adalah, start of powerfull disaster sampai dengan ke sembilan, baru dimulainya abad mendekati kiamat," lanjut Suhu Naga. (Rom/Ade)

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS