Si Jago Merah 2: Air dan Api Bawa Semangat Mendiang Iqbal Rais

Raymond Handaya menjadi sutradara sekuel Si Jago Merah berjudul Air dan Api karena ingin membawa semangat mendiang sutradara Iqbal Rais.

Diterbitkan 18 Maret 2015, 11:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

(Chand Parwez Servia)

Bahkan, dalam Air dan Api nanti, akan ada suguhan aksi underwater yang mencekam dan adegan ini bakal menjadi yang pertama kalinya di perfilman Tanah Air. Hal itu dikarenakan selama ini syuting underwater seringkali hanya sekedar pengambilan gambar untuk bahan informasi. Sehingga dalam filmnya nanti, kita diajak untuk melihat operasi penyelamatan seru dengan tingkat kesulitan syuting yang luar biasa.

Kisah dalam Air dan Api dimulai dari penyelamatan panti jompo secara heroik oleh Rojak Panggabean (Judika Sihotang) dan Gito (Deddy Mahendra Desta) yang mempertemukan mereka dengan Abdur (Abdur Arsyad). Mereka bertiga kemudian mendapat tugas dari komandan Joe (Joe P Project) untuk membina petugas Damkar baru.

Disitulah Radit (Tarra Budiman) yang bengal hingga dipaksa Ayahnya (Dwi Yan) masuk Damkar agar diawasi pamannya, Komandan Dicky (Bucek). Radit juga bertemu Sisi (Enzy Storia) yang ingin mengikuti profesi almarhum Ayahnya (Umar Lubis), sedangkan Dipo (Dion Wiyoko) yang dipersiapkan Ayahnya (Ferry Salim) untuk jadi penerus Bisnisnya, memilih Damkar agar bisa berguna bagi orang banyak. Cinta segitiga antara Sisi, Radit, dan Dipo pun terjadi, meskipun Dipo sudah memiliki pacar bernama Tisha (DJ Una).



Pertanyaan klasik pun dirasa bakal melayang-layang di kepala penonton saat menyaksikan filmnya. 'Mana yang utama antara tugas dan cinta?' Namun disebut kalau film ini lebih dari sekedar pertanyaan tersebut, karena kita melihat tanggung jawab yang besar dari pekerjaan yang seringkali kita abaikan. Banyak nilai-nilai berharga yang dicoba untuk digali seperti persahabatan, keluarga, romantika cinta, juga tentang pengorbanan.

Berdurasi 99 menit, film ini juga bisa dijadikan sebagai tontonan untuk keluarga. Kru yang terlibat selain sutradara Raymond Handaya, antara lain adalah Wawan I Wibowo sebagai editor, Ganda Harta memoles CGI, dan Andhika Triyadi yang menggarap musiknya. Khikmawan Santosa yang duduk di bangku sound designer, berseru, "Inilah film yang membuat saya tertantang untuk berkarya." Air dan Api siap tayang mulai 26 Maret 2015 mendatang di bioskop-bioskop kesayangan Anda. (Rul/Feb)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan