(RESENSI) Nonton Maleficent, Nonton Angelina Jolie

Bila film ini utamanya menonjolkan sosok Angelina Jolie seorang, bagaimana hasilnya?

Diterbitkan 05 Juni 2014, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

`Maleficent` lebih pas disebut sebagai film Angelina Jolie yang menonjolkan Jolie sebagai Sang Bintang dengan "B" besar. Menonton `Maleficent`, sulit membayangkan peran itu dimainkan sosok lain. Melihat Jolie sebagai Maleficent seperti melihat Tom Cruise sebagai Ethan Hunt di film-film Mission: Impossible, atau Robert Downey Jr. sebagai Iron Man. Tidak terbayangkan bagaimana jadinya bila Cruise tak mau lagi main `Mission: Impossible` atau Downey Jr. minta pensiun jadi Iron Man.

Next page: Bagaimana filmnya? 

Bagaimana filmnya?

Di `Maleficent` hanya Jolie yang tampak menonjol. Bahkan bintang lain, seperti Elle Fanning, sebagai Putri Aurora, dan Sharlto Copley, sebagai Raja Stefan, yang sesungguhnya tokoh penting dalam cerita ini, tampak tenggelam ketika Jolie muncul di layar. Hampir 90 persen layar isinya sosok Jolie. Sutradaranya, Robert Stromberg, yang baru pertama kali bikin film panjang, sepertinya direkrut dengan satu tugas utama: tonjolkan Angelina Jolie di layar!

Kisah `Maleficent` memang menempatkan tokoh utama yang diperankan Jolie itu sebagai pusat cerita. Dongeng Sleeping Beauty atau Putri Tidur yang kita hapal jalan ceritanya lantaran sudah didongengkan berulang-ulang, diceritakan dalam versi baru. Versi barunya memberi penjelasan atas konteks cerita, latar belakang baru, siapa penjahat sesungguhnya, dan apa makna cinta sejati yang bisa membatalkan kutukan tidur pada Putri Aurora. (SPOILER: film ini punya adegan mencium Putri Tidur yang berbeda.)

Maka, bila film ini utamanya menonjolkan sosok Jolie seorang, bagaimana hasilnya?

Beruntunglah Jolie nyaris tak pernah mengecewakan penonton filmnya. Termasuk yang ini. Di film yang ini, kita bertemu Jolie yang sudah matang--usianya kini 39 tahun--yang sudah membesarkan enam anak bersama Brad Pitt.

Film ini tampak jelas ingin menyuguhkan sosok Jolie yang keibuan. Cinta kasih seorang ibu tampaknya menjadi pesan tersirat film ini. Angelina Jolie sebagai bintang seksi memang rasanya takkan pernah kita bisa ditemukan lagi. Film ini, lain tidak, adalah sebentuk legitimasi bagi sosok Jolie saat ini.(Ade/Mer)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan