Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA akan membagikan dividen interim untuk periode tahun buku 2026 sebesar Rp 3,07 triliun. Pemegang saham akan mendapatkan dividen interim Rp 25 per saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, (19/8/2026), pembagian dividen interim BCA sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 19 Agustus 2026.
Perseroan akan membagikan dividen interim dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 29,53 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 251,48 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp 270,66 triliun.
Advertisement
Berikut jadwal dividen interim BCA:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 28 Agustus 2026
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 31 Agustus 2026
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 1 September 2026
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 2 September 2026
- Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 1 September 2026, waktu: 16.00
- Tanggal pembayaran dividen pada 16 September 2026
“Realisasi jumlah saham yang akan mendapatkan dividen interim kuartal III Tahun Buku 2026 dapat lebih rendah sesuai dengan akumulasi saham hasil buyback sampai dengan tanggal pencatatan atau record date pembagian dividen interim kuartal III Tahun Buku 2026,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Berdasarkan data RTI, harga saham BBCA ditutup stagnan Rp 6.300 per saham. Harga saham BBCA berada di level tertinggi Rp 6.425 dan level terendah Rp 6.300 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.638 kali dengan volume perdagangan saham 695.166 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 441 miliar.
Kredit BCA Tembus Rp 1.036 Triliun pada Semester I 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626297/original/087718800_1636365636-8_november_2021-3.jpeg)
Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan kinerja impresif sepanjang semester I 2026. Bahkan angka kredit yang disalurkan perusahaan mencapai Rp 1.036 triliun. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong penyaluran kredit BCA per semester I-2026 tumbuh 8% year on year (yoy), dan untuk pertama kalinya menembus Rp 1.036 triliun.
Capaian tersebut didukung pendanaan solid, dengan pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) 10,2% yoy mencapai Rp1.082 triliun.
Total Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA naik 7,9% yoy mencapai Rp1.284 triliun. Porsi CASA BCA mencapai sekitar 84,3% dari total DPK, dan Cost of Fund (CoF) konsisten terjaga. "Kami memastikan penyaluran kredit BCA dilakukan dengan selalu mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kondisi likuiditas perusahaan,” kata Hendra dalam konferensi pers Paparan Kinerja Semester I 2026 BCA, secara daring, Selasa (28/7/2026).
Advertisement
Kredit BCA
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/985700/original/033772200_1441975427-20150911-INDONESIA-BANKING-EXPO-2015-Jakarta-01.jpg)
Kredit BCA ditopang pembiayaan produktif Rp 802 triliun, meningkat 11% secara tahunan. Penyaluran kredit produktif mencakup pembiayaan korporasi yang tumbuh 13,6% tahunan menjadi Rp 513,4 triliun, serta kredit komersial dan UKM dengan pertumbuhan 6,6% tahunan menjadi Rp 288,5 triliun. Rasio loan at risk (LAR) dan non performing loan (NPL) terjaga masing-masing 4,9% dan 1,9%. Total laba BCA dan entitas anak pada semester I 2026 mencapai Rp 29,5 triliun.
Lalu, Kredit hijau (green financing) BCA tumbuh 19% yoy mencapai Rp 123 triliun. Capaian ini salah satunya ditopang pembiayaan berkelanjutan ke sektor Energi Baru Terbarukan yang tumbuh hingga 82% yoy menjadi Rp 7,7 triliun. Selain itu, kredit kendaraan bermotor listrik tumbuh 25% yoy mencapai Rp 4 triliun.
“BCA berterima kasih atas seluruh kepercayaan nasabah setia selama ini, sehingga kami dapat terus tumbuh dan memberikan pelayanan terbaik. Kinerja BCA pada paruh pertama 2026 ditopang berbagai hal, seperti BCA Expoversary 2026 dan penyaluran kredit produktif ke berbagai sektor," tutur Hendra.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931916/original/067335000_1644645485-BCA1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327790/original/008146800_1787124368-IMG_6543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/985700/original/033772200_1441975427-20150911-INDONESIA-BANKING-EXPO-2015-Jakarta-01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324441/original/019041800_1786705350-bca_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4679563/original/058309000_1702055681-orang_terkaya_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626297/original/087718800_1636365636-8_november_2021-3.jpeg)