Liputan6.com, Jakarta - Situasi kenaikan harga emas ke level tertinggi sepanjang sejarah bertepatan dengan periode evaluasi kinerja keuangan Semester I (mid-year financial audit) bagi para pelaku usaha.
Banyak pemilik bisnis dan kalangan High Net Worth Individuals (HNWI) kini dihadapkan pada tantangan untuk mengoptimalkan portofolio investasi mereka guna mengamankan modal kerja tambahan pada paruh kedua tahun 2026, tanpa harus kehilangan momentum pertumbuhan nilai dari aset-aset fisik premium yang mereka miliki.
Lonjakan harga emas membuka peluang bagi pelaku usaha dan investor untuk memperoleh tambahan likuiditas tanpa harus menjual aset investasi. Di tengah kenaikan harga logam mulia dan emas perhiasan, skema pendanaan berbasis aset (asset-backed lending) dinilai menjadi salah satu alternatif untuk menambah modal kerja.
Advertisement
Direktur Lesca Gadai Premier Bastian Purnama mengatakan, kenaikan harga emas global menjadi momentum bagi kolektor maupun pengusaha untuk mengoptimalkan nilai aset yang dimiliki.
"Kenaikan harga emas perhiasan dan logam mulia di pasar global saat ini adalah kesempatan emas bagi para kolektor dan pengusaha. Melalui skema pendanaan berbasis aset (asset-backed lending) yang ditawarkan, mereka dapat memanfaatkan nilai laten dari koleksi premium tersebut secara maksimal," ujar dia di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi momentum penting bagi pemilik aset premium untuk memperoleh tambahan modal kerja tanpa kehilangan potensi kenaikan nilai investasi di masa depan. Memasuki kuartal III 2026, ketahanan ekonomi Indonesia dinilai masih solid.
"Mereka bisa mendapatkan suntikan modal kerja miliaran rupiah berdasarkan taksiran harga pasar terkini yang sedang tinggi, namun aset fisik mereka tetap utuh di bawah kepemilikan mereka," tambah Bastian.
Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil, ditopang kuatnya permintaan domestik dan meningkatnya investasi. Namun di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global mendorong kenaikan harga aset safe haven, terutama emas perhiasan dan logam mulia, yang turut menjadi salah satu penyumbang inflasi inti nasional pada pertengahan tahun ini.
Â
Harga Emas Terbaru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
Investor dan masyarakat yang tertarik dengan logam mulia dapat memantau pergerakan harga emas 24 karat yang dirilis oleh berbagai penyedia pada Kamis, 30 Juli 2026. Informasi ini mencakup detail harga dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Pegadaian (Persero), serta PT Hartadinata Abadi Tbk, yang menjadi patokan penting sebelum melakukan transaksi jual beli emas batangan.
Data harga ini krusial sebagai referensi bagi mereka yang ingin berinvestasi atau sekadar mengetahui nilai terkini dari aset emas mereka. Setiap perusahaan menawarkan variasi berat dan harga yang berbeda, memberikan pilihan bagi konsumen sesuai kebutuhan.
Antam dikenal sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan dan produsen emas murni di Indonesia. Sementara itu, Pegadaian merupakan lembaga keuangan non-bank milik negara yang menyediakan layanan pinjaman dengan jaminan barang berharga. Adapun Hartadinata Abadi adalah perusahaan terkemuka di Bandung yang fokus pada manufaktur dan perdagangan perhiasan emas serta emas batangan secara terintegrasi.
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyediakan emas batangan dengan berbagai denominasi. Untuk ukuran kecil, harga emas 0,5 gram dibanderol Rp 1.358.000, sedangkan 1 gram seharga Rp 2.616.000. Emas 2 gram dipatok Rp 5.172.000, 3 gram seharga Rp 7.733.000, 5 gram mencapai Rp 12.855.000, dan 10 gram dijual Rp 25.655.000.
Untuk denominasi yang lebih besar, emas Antam 25 gram memiliki harga Rp 64.012.000, dan 50 gram senilai Rp 127.945.000. Kemudian, emas 100 gram berada di angka Rp 255.812.000. Beberapa ukuran besar seperti 250 gram seharga Rp 639.265.000, 500 gram senilai Rp 1.278.320.000, dan 1.000 gram (1 kg) seharga Rp 2.556.600.000 tersedia dalam status pre-order.
Advertisement
Harga Emas Lainnya
Sebagai BUMN yang melayani masyarakat dengan produk keuangan, PT Pegadaian (Persero) juga menawarkan berbagai jenis emas batangan. Emas Galeri24 di Pegadaian dijual mulai dari 0,5 gram seharga Rp 1.361.000 dan 1 gram seharga Rp 2.595.000. Ukuran 2 gram dibanderol Rp 5.128.000, 5 gram Rp 12.724.000, dan 10 gram Rp 25.381.000.
Untuk ukuran 25 gram, harganya Rp 63.109.000, 50 gram Rp 126.116.000, dan 100 gram Rp 252.108.000. Tersedia pula ukuran 250 gram seharga Rp 628.723.000, 500 gram Rp 1.257.445.000, hingga 1.000 gram seharga Rp 2.514.888.000.
Selain itu, Pegadaian juga menyediakan emas Antam dengan harga 0,5 gram senilai Rp 1.413.000 dan 1 gram seharga Rp 2.721.000. Emas Antam 2 gram di Pegadaian dijual Rp 5.379.000, 3 gram Rp 8.043.000, 5 gram Rp 13.370.000, dan 10 gram Rp 26.682.000. Untuk ukuran 25 gram, harganya Rp 66.573.000, 50 gram Rp 133.063.000, dan 100 gram Rp 264.045.000.
Pegadaian juga menawarkan emas merek UBS, dengan harga 0,5 gram Rp 1.410.000 dan 1 gram Rp 2.607.000. Emas UBS 2 gram dijual Rp 5.175.000, 5 gram Rp 12.786.000, dan 10 gram Rp 25.437.000. Untuk ukuran 25 gram, harganya Rp 62.467.000, 50 gram Rp 126.674.000, dan 100 gram Rp 253.247.000. Ukuran lebih besar seperti 250 gram dibanderol Rp 632.931.000 dan 500 gram seharga Rp 1.264.376.000.
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menawarkan emas batangan dengan rincian harga dasar dan harga buyback yang berbeda. Untuk ukuran 0,1 gram, harga dasarnya Rp 312.500 dengan harga buyback Rp 232.700. Emas 0,25 gram seharga Rp 732.500 dengan buyback Rp 581.750. Ukuran 0,5 gram memiliki harga dasar Rp 1.279.500 dan buyback Rp 1.163.500. Emas 1 gram dijual Rp 2.449.000 dengan buyback Rp 2.327.000. Untuk 2 gram, harga dasarnya Rp 4.858.000 dan buyback Rp 4.654.000. Sementara itu, 5 gram seharga Rp 12.055.000 dengan buyback Rp 11.635.000, dan 10 gram seharga Rp 24.060.000 dengan buyback Rp 23.270.000.
Hartadinata Abadi juga menyediakan emas dalam denominasi besar. Emas 25 gram memiliki harga dasar Rp 59.875.000 dan buyback Rp 58.175.000. Untuk 50 gram, harga dasarnya Rp 119.700.000 dengan buyback Rp 116.350.000. Emas 100 gram dijual Rp 239.300.000 dengan buyback Rp 232.700.000. Ukuran 125 gram seharga Rp 298.500.000 dengan buyback Rp 289.062.500. Emas 150 gram memiliki harga dasar Rp 358.050.000 dan buyback Rp 346.875.000. Untuk 175 gram, harga dasarnya Rp 417.550.000 dan buyback Rp 404.687.500. Emas 200 gram seharga Rp 477.000.000 dengan buyback Rp 462.500.000. Terakhir, 250 gram dijual Rp 595.750.000 dengan buyback Rp 569.000.000, 500 gram seharga Rp 1.191.500.000 dengan buyback Rp 1.138.000.000, dan 1000 gram seharga Rp 2.383.000.000 dengan buyback Rp 2.276.000.000.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311263/original/065323400_1785395699-cek_fakta_-_pppk_guru_sekolah_rakyat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4793527/original/012457300_1712157458-Wamenkominfo_Nezar_Patria.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372934/original/024772400_1759804952-7_OKTOBER_2025-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310748/original/046620600_1785335335-5a9eae30-dbe4-406f-b455-6ecdae6140f2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3366114/original/094054800_1612250808-20210202-Bank-Syariah-Indonesia-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)