Emiten TBIG Tawarkan Obligasi Rp 952 Miliar, Bunga Sentuh 8,25%

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan obligasi Rp 952,19 miliar dan sukuk sebesar Rp 302,16 miliar.

Diterbitkan 22 Juli 2026, 20:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan obligasi berkelanjutan VII Tahap IV 2026 senilai Rp 952,19 miliar. Dalam penawaran obligasi, perseroan tingkat bunga antara 8%-8,25%.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, (22/7/2026), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan obligasi berkelanjutan VII Tahap IV Tahun 2026 sebesar Rp 952,19 miliar yang terdiri dari dua seri. Berikut rinciannya:

Pertama, perseroan menawarkan obligasi seri A senilai Rp 281,69 miliar. Tingkat bunga tetap ditawarkan 8% per tahun berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.

Kedua, perseroan menawarkan obligasi seri B senilai Rp 670,49 miliar. Tingkat bunga tetap yang ditawarkan 8,25% per tahun dengan jangka waktu lima tahun sejak tanggal emisi.

Adapun bunga obligasi dibayarkan setiap kuartalan, di mana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 6 November 2026. Sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada 6 Agustus 2029 untuk obligasi seri A dan 6 Agustus 2031 untuk obligasi seri B.

Selain itu, perseroan juga menawarkan sukuk ijarah berkelanjutan I Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2026 dengan jumlah sisa imbalan ijarah Rp 302,16 miliar.

Sukuk ijarah ini diterbitkan tanpa warkat, yang ditawarkan dengan nilai 100% dalam dua seri. Pertama, seri A dengan jumlah sisa imbalan ijarah seri A sebesar Rp 230,20 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 18,41 miliar per tahun. Hal itu dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah seri A atau sebesar Rp 80 juta per Rp 1 miliar per tahun, yang berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.

 

 

 

Bayar Pinjaman

Kedua, seri B yakni jumlah sisa imbalan ijarah seri B sebesar Rp 71,95 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 5,93 miliar per tahun yang dihitung dan jumlah sisa imbalan ijarah seri B atau sebesar Rp 82,50 juta per Rp 1 miliar per tahun. Seri B sukuk ijarah itu berjangka waktu lima tahun sejak tanggal emisi.

Adapun cicilan imbalan ijarah pertama akan dibayarkan pada 6 November 2026. Sedangkan cicilan imbalan ijarah terakhir sekaligus tanggal pelunasan sisa imbalan ijarah akan dibayarkan pada 6 Agustus 2029 untuk sukuk ijarah seri A dan 6 Agustus 2031 untuk sukuk ijarah seri B.

Penggunaan Dana

Perseroan akan memakai dana penawaran obligasi dan sukuk untuk membayar sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank UOB Indonesia (PT UOB) yang akan jatuh tempo pada 13 Agustus 2026.

Adapun saldo pinjaman terutang per 17 Juli 2026 kepada PT UOB sebesar Rp 1,82 triliun. Pinjaman itu memiliki suku bunga 7,05%. Perseroan akan memakai obligasi Rp 945,53 miliar dan sukuk sebesar Rp 300,20 miliar untuk membayar pinjaman UOB. Selain itu, perseroan juga memakai arus kas dari kegiatan operasional dan atau perpanjangan jangka waktu pinjaman.

Penawaran obligasi dan sukuk perseroan itu bagian dari penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan VII Tower Bersama Infrastructure dengan target dana dihimpun Rp 20 triliun (obligasi berkelanjutan VII). Selain itu, sukuk ijarah berkelanjutan I Tower Bersama Infrastructure dengan target sisa imbalan yang akan dihimpun sebesar Rp 8 triliun.

Terkait penerbitan obligasi berkelanjutan VII dan sukuk ijarah berkelanjutan I, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia dengan peringkat AA+.

 

Jadwal Penawaran Obligasi

Berikut jadwal penawaran obligasi dan sukuk:

Tanggal efektif pada 26 Juni 2025

Masa penawaran obligasi dan sukuk ijarah pada 30-31 Juli 2026

Tanggal penjatahan pada 4 Agustus 2026

Tanggal pengembalian uang pemesanan pada 5 Agustus 2026

Tanggal distribusi obligasi dan sukuk ijarah secara elektronik pada 6 Agustus 2026

Tanggal pencatatan obligasi dan sukuk ijarah pada 7 Agustus 2026

Berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan saham Rabu, 22 Juli 2026, harga saham TBIG turun 0,35% menjadi Rp 1.410 per saham. Harga saham TBIG dibuka naik 10 poin menjadi Rp 1.425. Saham TBIG berada di level tertinggi Rp 1.425 dan terendah Rp 1.395 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 469 kali dengan volume perdagangan saham 8.568 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,2 miliar.