Emiten PANI Tebar Dividen Rp 90,59 Miliar

Manajemen PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) memastikan rutin membagikan dividen dalam tiga tahun terakhir.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) memutuskan membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2025 kepada pemegang saham sebesar Rp 90,59 miliar atau Rp 5 per saham yang dibayarkan kepada pemegang saham. Keputusan pembagian dividen itu telah disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 7,4%.

"PANI secara konsisten membagikan dividen selama 3 tahun terakhir," kata Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, Yohanes Edmond Budiman, dalam Public Expose Live 2026, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan historisnya, pembagian dividen PANI terus meningkat sejak 2024 hingga 2026. Pada 2024, PANI membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2023 kepada pemegang saham dengan total Rp 31,25 miliar atau Rp 2 per saham yang dibayarkan kepada pemegang saham pada 26 Juli 2024 dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 11,4%.

"Pada 2024, PANI membagikan dividen sebesar Rp 31,25 miliar atau Rp 2 persaham dengan dividen payout ratio sebesar 11,4%," ujarnya.

Selanjutnya, pada 2025 PANI membagikan dividen atas laba bersih 2024 kepada pemegang saham dengan total Rp 67,53 miliar atau Rp 4 per saham yang dibayarkan kepada pemegang saham pada 10 Juli 2025 dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 10,3%.

"Tahun 2025, cuma dividen yang dibagikan meningkat dua kali lipat menjadi Rp 67,53 miliar atau Rp 4 per saham dengan dividen payout ratio sebesar 10,3%," ujar Yohanes.

Kemudian pada tahun ini, PANI juga kembali meningkatkan pembagian dividen menjadi Rp 90,59 miliar atau Rp 5 persaham yang telah disetujui pada RUPS kemarin dengan dividen payout ratio sebesar 7,4%.

 

Kinerja Keuangan PANI Kuartal I 2026

Adapun PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan pendapatan sebesar Rp 1,1 triliun yang didukung oleh bisnis utama perusahaan di sektor properti dan peningkatan pendapatan dari sewa dari Nusantara International Convention Exhibiton (NICE).

"Pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 1,1 triliun pada kuartal pertama tahun 2026," ujar Yohanes.

Dari sisi profitabilitas, Yohanes menyampaikan, pada kuartal I 2026 PANI membukukan pertumbuhan di mana laga teratribusi sebesar Rp 578 miliar atau meningkat 1.027% secara year-on-year.

Selain itu pada kuartal I 2026, PANI berhasil mencatatkan penjualan atau marketing sales sebesar Rp 968 miliar, di mana itu telah mencapai 23% target tahunan.

"Total kontribusi terbesar berasal dari residensial sebesar 47%; kedua, berasal dari kavling tanah komersial sebesar 43% dan 10% berasal dari produk komersial," pungkasnya.