IHSG Anjlok 4%, Saham BREN hingga CDIA Rontok

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meninggalkan posisi 6.500 pada perdagangan saham Senin, (18/5/2026).

Diterbitkan 18 Mei 2026, 10:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin tertekan hingga meninggalkan posisi 6.500 pada awal sesi perdagangan saham Senin, (18/5/2026). Perdagangan saham belum 1 jam, tetapi IHSG sudah turun 4 persen dan seluruh sektor saham tertekan.

Mengutip data RTI, IHSG melemah 4 persen ke 6.454.Pada pukul 09.50 WIB, IHSG turun 3,98% menjadi 6.456. Indeks saham LQ45 turun 3,4% menjadi 635. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.531,28 dan terendah 6.449,36. Sebanyak 608 saham melemah sehingga bebani IHSG. 82 saham menguat dan 51 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 955.669 kali dengan volume perdagangan saham 11,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,4 triliun.Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi merosot 4,08%, sektor saham basic susut 7,91%, sektor saham industri melemah 4,48%.

Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 2,29%, sektor saham siklikal susut 3,75%, sektor saham kesehatan tergelincir 1,27%, sektor saham keuangan terpangkas 3,73%, sektor saham properti terperosok 2,54%.

Kemudian sektor saham teknologi melemah 1,79%, sektor saham infrastruktur turun 5,65% dan sektor saham transportasi tergelincir 5,11%.

Pada awal sesi perdagangan, saham BREN melemah 8,75% ke posisi Rp 2.920 per saham. Harga saham BREN dibuka turun ke Rp 2.970 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 3.200 per saham. Saham BREN berada di level tertinggi Rp 3.110 dan terendah Rp 2.880 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.573 kali dengan volume perdagangan saham 315.139 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 93,8 miliar.

Gerak Saham

Harga saham PTRO terpangkas 4,08 persen menjadi Rp 4.830 per saham. Harga saham PTRO dibuka turun menjadi Rp 4.950 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 5.025 per saham. Saham PTRO berada di level tertinggi Rp 5.025 dan terendah Rp 4.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 11.568 kali dengan volume perdagangan saham 266.605 saham. Nilai transaksi harian Rp 130,5 miliar.

Harga saham DSSA terpangkas 14,98% menjadi Rp 890 per saham. Saham DSSA dibuka menjadi Rp 945 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.035 per saham. Saham DSSA berada di level tertinggi Rp 945 dan terendah Rp 890 per saham. Total frekuensi eprdagangan 5.210 kali dengan volume perdagangan saham 505.077 saham. Nilai transaksi Rp 44,8 miliar.

Harga saham CDIA susut 7,92% menjadi Rp 930 per saham. Saham CDIA dibuka turun menjadi Rp 955 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.010 per saham. Harga saham CDIA berada di level tertinggi Rp 1.000 dan terendah Rp 920 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 8.123 kali dengan volume perdagangan saham 337.110 saham. Nilai transaksi Rp 32,1 miliar.

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan

Sebelumnya,  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan koreksi pada perdagangan saham Senin, (18/5/2026). IHSG hari ini berpotensi melemah di kisaran 6.644-6.711. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG ditutup melemah 1,98% ke 6.723 ke 6.723 dan masih didominasi oleh tekanan jual, area koreksi minimal di 6.727 pun sudah tercapai. Selain itu, secara mingguan, IHSG melemah 3,53% dengan volume yang cenderung menurun.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2). “Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644-6.711, waspadai area gap yang berada di 6.538-6.585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6.758-6.777,” ujar dia.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.682,6.585 dan level resistance 6.917-7.069.

Selama sepekan ke depan, Herditya mengatakan, IHSG masih rawan terkoreksi dengan  level support 6.510 dan level resistance 6.917. Sejumlah sentimen global dan domestik akan pengaruhi IHSG. Hal ini seiring Bank Indonesia (BI) akan gelar pertemuan pekan ini.

Dari sisi sentimen, pihaknya perkirakan, investor masih mencermati akan perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah. Selain itu,  tekanan jual dan outflow dari IHSG mengenai rebalancing MSCI. Herditya menuturkan,  rilis BI rate diperkirakan masih akan cenderung tetap di 4,75%

“Investor masih akan mencermati akan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat,” kata dia.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG akan melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.540-6.830.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Darma Henwa Infrastruktur Tbk (DEWA), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan  PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Darma Henwa DEWA - Buy on Weakness

Saham DEWA menguat 2,11% ke 484 dan disertai dengan adanya kenaikan volume pembelian, namun penguatan DEWA masih tertahan oleh MA60. “Selama DEWA masih bergerak di atas 458 sebagai stoplossnya, maka diperkirakan posisi DEWA saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B),” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 476-482

Target Price: 540, 595

Stoploss: below 458

 

2.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Buy on Weakness

Saham INDY terkoreksi 4,95% ke 3.070 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, kami memperkirakan posisi INDY sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C pada label hitam,” kata dia.

Buy on Weakness: 2.710-2.920

Target Price: 3.160, 3.440

Stoploss: below 2.640

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) - Trading Buy

Saham RATU menguat 0,88% ke 5.700 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih tertahan oleh MA60.

“Kami perkirakan, selama RATU masih mampu bergerak di atas 5.475 sebagai stoplossnya, maka saat ini RATU sedang berada pada bagian awal dari wave [b] dari wave D pada pola triangle,” tutur dia.

Trading Buy: 5.550-5.675

Target Price: 5.950, 6.250

Stoploss: below 5.475

 

4.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Buy on Weakness

Saham WIFI terkoreksi ke 2.250 dan masih didominasi tekanan jual, penguatannya pun masih tertahan oleh MA60. Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi WIFI saat ini berada pada bagian dari wave [y] dari wave B dari wave (B).

Buy on Weakness: 2.050-2.160

Target Price: 2.460, 2.710

Stoploss: below 2.000

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Perdagangan Saham
  • Sektor Saham
  • saham bren