Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada pembukaan perdagangan saham sesi kedua, Kamis (30/4/2026). IHSG meninggalkan posisi 6.900.
Mengutip data RTI, IHSG anjlok 3,02% menjadi 6.888. Indeks saham LQ45 merosot 2,84% menjadi 664,68. Seluruh indeks saham acuan tertekan. Pada sesi kedua, IHSG berada di level tertinggi 7.109 dan level terendah 6.876,57. Sebanyak 657 saham melemah sehingga bebani IHSG. 72 saham menguat dan 83 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.809.451 kali dengan volume perdagangan saham 26,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,9 triliun.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi susut 3,47%, sektor saham basic merosot 4,46%, sektor saham industri melemah 4,33%, dan sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 2,73%.
Advertisement
Lalu sektor saham consumer siklikal tergelincir 3,6%, sektor saham kesehatan susut 1,73%, sektor saham keuangan merosot 2,4%, sektor saham properti turun 2,78%, sektor saham teknologi melemah 1,54%. Lalu sektor saham infrastruktur terpangkas 3,44% dan sektor saham transportasi turun 2,84%.
Pada sesi kedua perdagangan, saham AMMN melemah 2,88% menjadi Rp 5.050 per saham. Harga saham AMMN dibuka stagnan di Rp 5.200 per saham. Saham AMMN berada di level tertinggi Rp 5.225 dan level terendah Rp 5.000 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 3.293 kali dengan volume perdagangan saham 84.802 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 43 miliar.
Harga saham AHAP turun 2,75% menjadi Rp 106 per saham. Harga saham AHAP dibuka naik dua poin menjadi Rp 112 per saham. Saham AHAP berada di level tertinggi Rp 114 dan terendah Rp 105 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 692 kali dengan volume perdagangan asham 131.055 saham. Nilai transaksi harian Rp 1,4 miliar.
Harga saham PADI turun 3,64% menjadi Rp 106 per saham. Harga saham PADI dibuka stagnan di posisi Rp 110 per saham. Saham PADI berada di level tertinggi Rp 114 dan terendah Rp 104 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 11.121 kali dengan volume perdagangan saham 2.635.791 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 28,8 miliar.
Penutupan Sesi I pada 30 April 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1816143/original/048909400_1514544768-20171229-ISHG-AY5.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham Kamis, (30/4/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham tertekan dan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip data RTI, IHSG ditutup merosot 2,46% menjadi 6.926,54 pada sesi pertama perdagangan saham Kamis pekan ini. Indeks saham LQ45 turun 2,39% menjadi 667,79. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG merosot didorong sejumlah sentimen. Salah satunya, nilai tukar rupiah yang masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat di 17.390. Koreksi IHSG juga didorong saham emiten bank dan energi yang membebani pergerakan IHSG. “Bursa regional Asia pun cenderung koreksi,” tutur dia saat dihubungi Liputan6.com.
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.109 dan terendah 6.923,19. Sebanyak 618 saham melemah sehingga bebani IHSG. 95 saham menguat dan 98 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.554.668 kali dengan volume perdagangan saham 23,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.372.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham basic merosot 3,77%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangaks 2,77%, sektor saham industri turun 3,21%, sektor saham consumer nonsiklikal merosot 2%.
Kemudian sektor saham consumer siklikal tergelincir 2,33%, sektor saham kesehatan terpangkas 1,44%, sektor saham keuangan turun 1,97%, sektor saham properti susut 2,15%. Lalu sektor saham teknologi terperosok 1,1%, sektor saham infrastruktur merosot 2,48% dan sektor saham transportasi tergelincir 1,78%.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333755/original/044629400_1787806099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-27T114556.196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363386/original/057280200_1758937866-ricuh_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2970772/original/032944800_1574070739-20191118-Perdagangan-Awal-Pekan-IHSG-Ditutup-di-Zona-Merah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2970772/original/032944800_1574070739-20191118-Perdagangan-Awal-Pekan-IHSG-Ditutup-di-Zona-Merah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755475/original/077659200_1778657376-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958686/original/030324900_1727872149-20241002-Harga_Saham-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)