IHSG Hari Ini Dibuka Memerah, Sektor Keuangan dan Properti Tertekan

IHSG bergerak melemah 0,85% pada awal perdagangan Selasa (21/4/2026). Sebanyak 324 saham terkoreksi

Diterbitkan 21 April 2026, 09:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada awal perdagangan saham selasa, (21/4/2026). Sektor yang menguat dan melemah seimbang. 

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka turun menuju 7.560,28 dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka 7.594.11.

Pada pukul 09.26 WIB, IHSG masih tertekan. Indeks saham turun 0,85% menjadi 7.531,34. Indeks saham LQ45 juga melemah 1,42% menjadi 745,11. Sebagian besar indeks saham acuan terbakar.

Pada Selasa ini, IHSG berada di level tertinggi 7.568,98 dan level terendah 7.518,14. Sebanyak 324 saham melemah sehingga menekan IHSG. Selain itu, 242 saham menguat dan 160 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 558.230 kali dengan volume perdagangan saham 10 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 3,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 17.125.

Sektor saham terbelah dua antara yang menguat dan melemah. Sektor saham yang melemah antara lain energi, kesehatan, keyangan dan properti. Sedangkan sektor yang menguat antara lain industri, teknologi dan transportasi.

Prediksi IHSG Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Selasa, (21/4/2026). Koreksi IHSG hari ini akan menguji 7.245-7.527. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melemah 0,52% ke 7.594 dan masih didominasi oleh tekanan jual pada perdagangan saham Senin, 20 April 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG saat ini berada pada akhir wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya pada akhir wave [a] dari wave B pada label merah.

“Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan menguji 7.245-7.527, sekaligus menutup beberapa area gap-nya,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.488,7.351 dan level resistance 7.700,7.861 pada Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 7.500-7.850 pada Selasa pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

 1.PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Buy on Weakness

Saham MBMA terkoreksi 3,31% ke 730 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi koreksi MBMA sendiri masih tertahan MA20. “Kami memperkirakan, posisi MBMA sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c] dari wave B,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 675-720

Target Price: 795, 865

Stoploss: below 640

 

2.PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Buy on Weakness

Saham PTBA terkoreksi 1,03% ke 2.870 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, posisi PTBA kami perkirakan berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4,” kata Herditya.

Buy on Weakness: 2.720-2.840

Target Price: 3.120, 3.240

Stoploss: below 2.660

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
    Investasi
  • Bursa saham
  • Pembukaan IHSG