Alamtri Siapkan Dividen Tunai 99,9% dari Laba Bersih 2025

RUPST PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menyepakati dividen tunai senilai USD 447,50 juta atau 99,96 persen dari laba bersih.

Diterbitkan 18 April 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyepakati dividen tunai senilai USD 447,50 juta atau 99,96 persen dari laba bersih senilai USD 447,69 juta untuk tahun buku 2025.

Dividen tunai itu terdiri dari dividen final senilai USD 197,50 juta, dan dividen interim senilai 250 juta dolar AS yang telah dibayarkan perseroan pada 15 Januari 2026.

“Sedangkan sejumlah USD 194,22 ribu akan dimasukkan sebagai saldo laba Alamtri,” ujar Corporate Secretary Alamtri Maharani Cindy Opssedha dikutip dari Antara, Minggu (18/4/2026),

Dalam RUPST, para pemegang saham juga menyetujui menyetujui pembelian kembali saham (buyback) oleh AlamTri dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp5 triliun.

Aksi korporasi perusahaan terafiliasi Garibaldi Thohir ini sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka (POJK 29/2023).

Dalam RUPST, para pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar perseroan sehubungan dengan pengurangan modal ditempatkan dan disetor AlamTri untuk menarik kembali seluruh saham hasil pembelian kembali, yaitu sebanyak 589.195.200 saham.

Sehingga, jumlah modal ditempatkan dan disetor Alamtri menjadi berjumlah 28.800.494.200 saham dengan nilai nominal sebesar Rp2,88 triliun. Pengurangan modal ditempatkan dan disetor ini diharapkan dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan menciptakan struktur permodalan yang lebih efisien.

 

Bukukan Laba Bersih USD 447,69 Juta

Sepanjang tahun 2025, Alamtri membukukan laba bersih senilai USD 447,69 juta, atau menurun dibandingkan laba bersih senilai USD 1,38 miliar pada tahun buku 2024.

Koreksi laba bersih perseroan seiring dengan penurunan pendapatan 9,87 persen year on year (yoy) menjadi 1,87 miliar dolar AS pada 2025, yang mana mayoritas pendapatan berasal dari segmen pertambangan yang senilai USD 966,34 juta dan jasa pertambangan menyumbang senilai USD 865,28 juta.