Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan aktivitas pasar tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN). Lonjakan harga saham tersebut dinilai berada di luar kebiasaan sehingga perlu menjadi perhatian pelaku pasar.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari, menegaskan pengumuman UMA ini merupakan langkah perlindungan bagi investor. Namun demikian, status UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap regulasi di pasar modal.
"Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga pada saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis Pande dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI, Kamis (16/4/2026).
Advertisement
BEI menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham PSDN di pasar. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan transparansi serta menjaga perdagangan saham tetap berjalan secara wajar dan teratur.
Informasi terakhir terkait perusahaan tercatat tersebut berasal dari laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dipublikasikan pada 7 April 2026 melalui situs resmi BEI. Hingga saat ini, belum terdapat informasi material baru yang dipublikasikan oleh perseroan.
Dalam kondisi seperti ini, bursa biasanya akan memonitor lebih lanjut aktivitas perdagangan serta meminta klarifikasi kepada pihak perusahaan jika diperlukan.
"Perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," ujarnya.
Â
Investor Diminta Cermati Informasi dan Risiko
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893148/original/019406200_1641196875-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-5.jpg)
Sehubungan dengan status UMA ini, BEI mengimbau para investor untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Investor diminta untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi dari bursa.
Selain itu, pelaku pasar juga diingatkan untuk mencermati kinerja fundamental perusahaan serta keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik. Hal ini penting untuk menghindari keputusan investasi yang hanya didasarkan pada pergerakan harga semata.
BEI juga menekankan agar investor mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan, terutama jika belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko ke depan, investor diharapkan dapat mengambil keputusan investasi secara lebih bijak.
Â
Â
Advertisement
Pembukaan IHSG pada 16 April 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2935920/original/023277800_1570705755-20191010-IHSG-6.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Kamis, (16/4/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah bursa saham Asia yang melesat dan mayoritas sektor saham menghijau.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik 39,76 poin menjadi 7.663,34 dari penutupan sebelumnya 7.623,58. Pada pukul 09.35 WIB, IHSG naik 0,92% 7.693.Indeks saham LQ45 bertambah 0,72% menjadi 765. Seluruh indeks saham acuan menghijau.
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.705,03 dan level terendah 7.663,15. Sebanyak 399 saham menguat sehingga angkat IHSG.Namun, 193 saham melemah dan 148 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 694.856 kali dengan volume perdagangan saham 11,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.127.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham kesehatan naik 2,58%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi mendaki 1,04%, sektor saham basic menanjak 1,35%, sektor saham industri mendaki 1,65%. Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,19%, sektor saham consumer siklikal naik 1,77%, sektor saham keuangan menguat 0,14%. Lalu sektor saham properti mendaki 0,47%, sektor saham teknologi naik 0,96%, sektor saham infrastruktur meroket 1% dan sektor saham transportasi menanjak 2,25%.
Pada awal sesi perdagangan, saham VKTR melemah 0,50% menjadi Rp 1.000 per saham. Harga saham VKTR dibuka stagnan di posisi Rp 1.005 per saham. Saham VKTR berada di level tertinggi Rp 1.020 dan terendah Rp 990 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 3.692 kali dengan volume perdagangan saham 257.916 saham. Nilai transaksi Rp 25,9 miliar.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261701/original/046985700_1781754821-000_B7GK8PT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290686/original/071046700_1782151905-000_B7WZ2B3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261512/original/033497000_1781727509-063_2282087886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261061/original/001985800_1781677236-063_2281989304.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756282/original/072641700_1780565224-Pelaksana_Tugas__Pjs__Direktur_Utama_BEI_Jeffrey_Hendrik-4_Juni_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545192/original/052553700_1775133194-Pelaksana_tugas_Direktur_Utama_PT_Bursa_Efek_Indonesia__Jeffrey_Hendrik-2_April_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756083/original/053522800_1780565059-Pelaksana_Tugas__Pjs__Direktur_Utama_BEI_Jeffrey_Hendrik-4_Juni_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757467/original/005489200_1778659932-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497597/original/013342400_1770638549-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6914550/original/031520100_1779685050-Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK___Friderica_Widyasari_Dewi-25_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756179/original/042965400_1780565139-Pelaksana_Tugas__Pjs__Direktur_Utama_BEI_Jeffrey_Hendrik-4_Juni_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262400/original/059614100_1781786437-Direktur_Utama_Bursa_Efek_Indonesia__BEI__terpilih_periode_2026-2030__Jeffrey_Hendrik-18_Juni_2026a.jpeg)