Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 30 Januari 2026

Berikut prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rekomendasi saham pada perdagangan saham, Jumat, (30/1/2026).

Diterbitkan 30 Januari 2026, 06:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melemah pada perdagangan saham Jumat, (30/1/2026). IHSG hari ini akan merosot ke posisi 7.889-8.104. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melemah 1,06% ke posisi 8.232 dan disertai dengan volume besar pada perdagangan saham Kamis, 29 Januari 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [x] dari wave 4 pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksi dahulu ke rentang 7.889-8.104 sebagai area koreksi terdekat.

“Adapun area penguatan diperkirakan menguji 8.323-8.527,” ujar Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.985,7.762 dan level resistance 8.296,8.590 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 8.170-8.560.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Sementara itu, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Harum Energy Tbk (HRUM) - Buy on Weakness

Saham HRUM terkoreksi 3,60% ke 1.070 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi HRUM saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 1.035-1.055

Target Price: 1.130, 1.175

Stoploss: below 1.000

 

2.PT Indosat Tbk (ISAT) - Buy on Weakness

Saham ISAT menguat 1,82% ke 2.240 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi pergerakannya masih tertahan cluster MA20 dan MA60. “Kami memperkirakan, posisi ISAT saat ini berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii],” kata Herditya.

Buy on Weakness: 1.990-2.130

Target Price: 2.300, 2.370

Stoploss: below 1.950

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) - Spec Buy

Saham MINA terkoreksi 5,08% ke 374 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi MINA saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C,” ujar dia.

Spec Buy: 358-372

Target Price: 414, 462

Stoploss: below 336

 

4.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) - Buy on Weakness

Saham TLKM terkoreksi 0,58% ke 3.450 dan disertai dengan munculnya volume beli. “Kami perkirakan, posisi TLKM sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (2),” tutur dia.

Buy on Weakness: 3.350-3.440

Target Price: 3.550, 3.650

Stoploss: below 3.250

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 29 Januari 2026

Sebelumnya, mengutip data RTI, IHSG 29 Januari 2026 ditutup merosot 1,06% ke posisi 8.232,20. Indeks saham LQ45 menguat 0,06% ke posisi 813,01. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, IHSG berupaya menguat setelah langkah pemangku kebijakan untuk menindaklanjuti keputusan kebijakan MSCI. Sedangkan dampak dari pemangkasan peringkat saham oleh Goldman Sachs dan UBS, menurut Herditya telah direspons pada awal sesi perdagangan sehingga membuat IHSG kembali koreksi dan sempat trading halt atau penghentian sementara perdagangan.

“Kami perkirakan rebound dari IHSG ini terjadi setelah pemangku kebijakan melakukan konferensi pers dan diharapkan dapat segera memenuhi aturan dan kriteria yang ditetapkan oleh MSCI kemarin,” kata Herditya saat dihubungi Liputan6.com.