Liputan6.com, Jakarta - Mayoritas bursa saham global menguat pada perdagangan saham Rabu, (14/1/2026). Kenaikan bursa saham global ini di tengah wall street tergelincir dari rekor tertinggi baru-baru ini karena ketidakpastian muncul di berbagai wilayah, termasuk Iran.
Mengutip AP, indeks CAC 40 di Prancis menguat 0,5% pada awal sesi perdagangan ke 8.392,24. Indeks DAX di Jerman naik tipis 0,1% menjadi 25.453,63. Indeks FTSE 100 Inggris mendaki 0,3% menjadi 10.163,11.
Kontrak berjangka untuk Dow Jones dan S&P 500 melemah 0,2%.
Advertisement
Sementara itu, dalam perdagangan Asia, indeks acuan Nikkei 225 di Jepang melonjak 1,5% dan berakhir ke posisi 54.341,23. Hal ini seiring meningkatnya harapan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mungkin akan mengadakan pemilihan umum.
Takaichi bertemu pada Selasa pekan ini dengan mitranya Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. Mereka berkomitmen untuk bekerja sama dalam bidang ekonomi dan keamanan.
Pada Rabu pekan ini, indeks Kospi di Korea Selatan menguat 0,7% menjadi 4.723,10.
Bursa saham China menguat tetapi kembali turun. Indeks Shanghai turun 0,3% menjadi 4.126,09. Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 0,6% menjadi 26.999,81.
China catat rekor surplus perdagangan pada 2025. Surplus perdagangan China melonjak 20% menjadi USD 1,2 triliun meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump gencar memberlakukan tarif impor yang lebih tinggi.
Di Australia, indeks ASX 200 naik tipis 0,1% menjadi 8.820,60. Indeks Taiex di Taiwan melonjak 0,8%. Di India, indeks Sensex melemah 0,5%.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan mengenakan pajak 25% kepada negara-negara yang berbisnis dengan Iran. Hal ini seiring jumlah korban meninggal dunia akibat protes terbaru di sana telah melampaui 2.500 jiwa pada Rabu, menurut para aktivis.
Selain itu, pembaruan data inflasi mendekati harapan ekonom memperkuat harapan the Federal Reserve (the Fed) akan memangkas suku bunga pada 2026 sebanyak dua kali untuk menopang pasar kerja. Pemerintah dijadwalkan melaporkan inflasi di tingkat grosir.
Di wall street, pada Selasa, indeks S&P 500 turun 0,2 dari rekor tertinggi. Indeks Dow Jones melemah ,8% dan indeks Nasdaq susut 0,1%.
Penutupan IHSG pada 14 Januari 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040536/original/091030100_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta2.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi baru pada perdagangan Rabu, (14/1/2026). IHSG hari ini melesat di tengah seluruh sektor saham menghijau.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup terbang 0,94% ke posisi 9.032,58. Indeks saham LQ45 bertambah 0,37% ke posisi 882,08. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG secara teknikal masih berada pada fase uptren dan masih relatif inline. Sedangkan dari sisi sentimen, Herditya menilai penguatan IHSG juga mengikuti bursa saham Asia yang mayoritas menguat. Demikian juga kenaikan harga komoditas emas dan timah. Namun, ketegangan geopolitik menjadi tantangan.
“Kita cermati ketegangan geopolitik Amerika Serikat-Venezuela dan Amerika Serikat-Iran belum reda, ditambah nilai tukar rupiah yang bergerak melemah terhadap dolar AS beberapa waktu belakangan,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Ia mengatakan, dari sektor saham, IHSG dipicu sektor saham consumer siklikal dan infrastruktur. “Serta kami mencermati emiten-emiten konglomerasi mulai bergerak kembali,” ujar dia.
Advertisement
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1817915/original/035499500_1514865744-20180102-IHSG-FF1.jpg)
Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.049,29 dan level terendah 8.979,60. Sebanyak 440 saham menguat sehingga angkat IHSG. 250 saham melemah dan 128 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 3.430.903 kali dengan volume perdagangan 64,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 29,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.852. Kapitalisasi pasar BEI tercatat Rp 16.429 triliun.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham consumer mencatat kenaikan 3,21%, dan catat lonjakan terbesar. Sektor saham infrastruktur meroket 2,21%, sektor saham industri bertambah 1,97%.
Lalu sektor saham energi mendaki 1,73%, sektor saham basic melesat 1,26%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 0,1%. Selain itu, sektor saham kesehatan bertambah 1,24%, sektor saham keuangan melesat 0,63%, sektor saham properti melompat 1,58%. Lalu sektor saham teknologi menguat 0,50% dan sektor saham transportasi bertambah 1,62%.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316841/original/059462500_1785991327-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-06T113319.126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046085/original/053383100_1581323844-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4514029/original/055693400_1690286820-WhatsApp_Image_2023-07-25_at_19.05.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3528778/original/001279100_1627915383-TAMBANG_EMAS_TOKA_TINDUNG1._Tambang_Emas_Toka_Tindung_milik_Archi_Indonesia__Sulawesi_Utara_-_Archi_Indonesia_s_Toka_Tindung_Gold_Mine__North_Sulawesi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182878/original/054164800_1744109078-20250408-Penutupan_IHSG-HER_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046084/original/091856600_1581323843-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3153677/original/019791700_1592280960-Astra_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653718/original/019893000_1700287620-dl.beatsnoop.com-3000-Oa8hQ1Me7v.jpg)