Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 22 Desember 2025

Berikut prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rekomendasi saham pada perdagangan saham Senin, (22/12/2025).

Diterbitkan 22 Desember 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham Senin, (22/12/2025). Lalu saja rekomendasi saham-nya?

Dalam riset PT Samuel Sekuritas Indonesia disebut IHSG akan menguat pada perdagangan saham Senin, 22 Desember 2025. Kenaikan IHSG akan didukung sentimen positif dari pasar global dan regional.

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pihaknya prediksi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dan wave 5 pada label hitam. IHSG berpeluang rawan koreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.560 sekaligus menutup area gap tipisnya.

“Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” tulis Herditya dalam catatannya.

Herditya mengatakan, IHSG akan berada di level support 8.553,8.493 dan level resistance 8.714,8.821.

Pada perdagangan saham Senin pekan ini, ia mengatakan, pergerakan IHSG akan dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, pergerapan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kedua, kondisi geopolitik Amerika Serikat dan Venezuela. “Diperkirakan akan sepi transaksi menjelang libur akhir tahun,” tutur dia.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman memilih saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA).

  • BRMS Spec Buy dengan area beli di 1120-1130, cutloss di bawah 1100. Target dekat di 1160-1200.
  • CDIA Spec Buy dengan area beli di 1750-1775, cutloss di bawah 1740. Target dekat di 1790-1810.
  • DEWA Spec Buy dengan area beli di 535-545, cutloss di bawah 515. Target dekat di 560-590.
  • SCMA Spec Buy dengan area beli di 350-352, cutloss di bawah 346. Target dekat di 362-374.
  • RATU Spec Buy dengan area beli di 9675-9750, cutloss di bawah 9675. Target dekat di 9900-10175.
  • BUVA Buy on Weakness dengan area beli di 1170-1225, cutloss di bawah 1160. Target dekat di 1330-1350.

Penutupan IHSG pada 19 Desember 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada sesi kedua hingga penutupan perdagangan saham Jumat, (19/12/2025). IHSG hari ini ditutup turun tipis di tengah transaksi harian saham sentuh Rp 47,1 triliun dan sektor saham transportasi pimpin koreksi.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun tipis 0,10% ke posisi 8.609,55. Indeks saham LQ45 menguat 0,21% ke posisi 853,53. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Pada perdagangan saham Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.671,76 dan level terendah 8.562,88. Sebanyak 473 saham melemah sehingga bebani IHSG. 197 saham menguat dan 133 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.300.154 kali dengan volume perdagangan saham 40,8 miliar saham. Nilai transaksi Rp 47,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.727.

 

 

 

Sektor Saham

Dari 11 sektor saham, enam sektor saham tertekan. Sektor saham transportasi merosot 2,86%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,99%, sektor saham infrastruktur tergelincir 0,90%. Selain itu, sektor saham teknologi susut 0,52%, sektor saham properti merosot 0,51% dan sektor saham consumer siklikal melemah 0,25%.

Sementara itu, sektor saham energi naik 0,08%, sektor saham basic bertambah 0,17%, sektor saham industri menguat 0,12%. Lalu sektor saham nonconsumer siklikal bertambah 0,18% dan sektor saham keuangan mendaki 0,14%.