Daftar 37 Saham Baru Masuk Kategori HSC, Ada yang Hampir 100%

Bursa Efek Indonesia (BEI) kini mencatat 51 saham masuk kategori high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan tinggi.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 09:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan signifikan jumlah saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan tinggi. Per Rabu (15/7/2026), jumlah saham berstatus HSC meningkat menjadi 51 emiten dari sebelumnya hanya 14 emiten.

Kenaikan tersebut terjadi setelah BEI memperbarui metodologi penetapan saham HSC dengan menambahkan kriteria Price Impact Ratio. Melalui perubahan tersebut, terdapat 37 saham baru yang kini masuk dalam daftar HSC, khususnya untuk saham-saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun.

Penambahan jumlah saham HSC tidak semata-mata disebabkan oleh perubahan struktur kepemilikan, melainkan juga karena penyempurnaan metodologi penilaian yang dilakukan BEI. Kini, selain melihat tingkat konsentrasi kepemilikan, bursa turut mempertimbangkan indikator Price Impact Ratio.

Kriteria baru tersebut diterapkan untuk mengidentifikasi saham berkapitalisasi besar yang memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi dan berpotensi mengalami pergerakan harga yang sensitif terhadap aktivitas transaksi di pasar.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Rabu (15/7/2026) dalam daftar terbaru tersebut, sejumlah emiten berkapitalisasi besar dari berbagai sektor tercatat masuk kategori HSC.

Dari sektor perbankan misalnya terdapat PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) dengan konsentrasi kepemilikan 92,71%, PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebesar 99,92%, PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) sebesar 99,78%, PT Bank Mega Tbk (MEGA) sebesar 95,68%, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) sebesar 99,14%, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) sebesar 94,79%, serta PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) sebesar 99,95%.

Sektor Teknologi

Dari sektor teknologi, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan mencapai 99,96%, sementara PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) tercatat sebesar 93,83% dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencapai 99,42%.

Sektor energi dan sumber daya alam juga mendominasi daftar tersebut. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) memiliki konsentrasi kepemilikan sebesar 98,50%, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) sebesar 99,24%, PT FAP Agri Tbk (FAPA) sebesar 99,77%, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) sebesar 99,58%, serta PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) sebesar 98,62%.

Ada Emiten dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Hampir 100%

Dari seluruh daftar yang dirilis BEI, beberapa emiten memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan yang nyaris mencapai 100%. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menjadi yang tertinggi dengan persentase mencapai 99,99%.

Selain MPRO, terdapat PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dengan konsentrasi kepemilikan 99,96%, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) yang masing-masing mencapai 99,95%, serta PT Golden Flower Tbk (POLU) dan PT Soho Global Health Tbk (SOHO) dengan tingkat kepemilikan masing-masing 99,94% dan 99,93%.

 

 

Daftar 37 Emiten

Berikut daftar 37 emiten yang termasuk dalam kategori saham HSC, mengutip keterbukaan informasi BEI, Rabu (15/7/2026):

1. PT Golden Flower Tbk. ( POLU ) Presentasenya 99,94%

2. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) presentasenya 92,71%

3. PT Bank Permata Tbk (BNLI) presentasenya 99,92%

4. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) presentasenya 99,78%

5. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) presentasenya 98,50%

6. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) presentasenya 94,79%

7. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) presentasenya 93,83%

8. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) presentasenya 99,91%

9. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) presentasenya 99,95%

10. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) presentasenya 98,40%

11. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) presentasenya 95%

12. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) presentasenya 99,41%

13. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) presentasenya 99,96%

14. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) presentasenya 99,14%

15. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) presentasenya 97,62%

 

 

Daftar Emiten Lainnya

16. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) presentasenya 96,64%

17. PT Bank Mega Tbk (MEGA) presentasenya 95,68%

18. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) presentasenya 99,84%

19. PT Siantar Top Tbk (STTP) presentasenya 94,95%

20. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) presentasenya 99,21%

21. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) presentasenya 98,03%

22. PT FAP Agri Tbk (FAPA) presentasenya 99,77%

23. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) presentasenya 95,08%

24. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) presentasenya 99,58%

25. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) presentasenya 99,99%

26. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) presentasenya 98,90%

27. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) presentasenya 96,70%

28. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) presentasenya 98,62%

29. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) presentasenya 99,95%

30. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) presentasenya 95,65%

31. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) presentasenya 97,21%

32. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) presentasenya 97,02%

33. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) presentasenya 99,42%

34. PT Soho Global Health Tbk (SOHO) presentasenya 99,93%

35. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) presentasenya 98,06%

36. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) presentasenya 99,24%

37. PT MD Entertainment Tbk (FILM) presentasenya 92,98%

Â