WIKA Bukukan Kontrak Baru Rp 6,19 Triliun hingga Kuartal III 2025

Sebagai bentuk kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan program Asta Cita serta penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), WIKA kembali meraih sejumlah proyek strategis di sektor irigasi.

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatatkan kontrak baru senilai Rp 6,19 triliun hingga September 2025. Capaian ini menegaskan keberlanjutan kinerja WIKA sebagai salah satu perusahaan konstruksi nasional.

Dari total kontrak tersebut, sektor industri penunjang konstruksi mendominasi dengan kontribusi 47,13%, diikuti sektor infrastruktur dan gedung sebesar 38,14%, sektor EPCC 6,57%, serta sektor properti 6,04%.

Jika dilihat dari sumber perolehannya, kontrak baru WIKA berasal dari BUMN sebesar 38,98%, pihak swasta 30,95%, dan Pemerintah 27,95%. Komposisi ini mencerminkan diversifikasi proyek yang solid serta ketangguhan portofolio WIKA dalam merespons berbagai peluang pembangunan nasional.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan program Asta Cita serta penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), WIKA kembali meraih sejumlah proyek strategis di sektor irigasi.

Proyek-proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur sumber daya air, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian di berbagai daerah.

 

Rincian Kontrak

Di Jawa Tengah, WIKA mengerjakan proyek pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah untuk memperluas jangkauan irigasi di lahan pertanian produktif. Di wilayah Sumatra, perusahaan tengah menggarap proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tahap II di Jambi, pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah di Kabupaten Muara Enim, serta di beberapa lokasi di Kabupaten Musi Rawas.

Sementara di Kalimantan, WIKA terlibat dalam proyek Jaringan Irigasi Air Tanah di Provinsi Kalimantan Tengah, serta di Kalimantan Utara yang mencakup Kabupaten Tana Tidung, Nunukan, dan Bulungan.

Seluruh proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi distribusi air pertanian dengan memanfaatkan energi surya sebagai sumber daya terbarukan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen WIKA terhadap pembangunan ramah lingkungan dan efisiensi energi.

 

Memperluas Portofolio

“Capaian kontrak baru hingga September ini menjadi bukti konsistensi WIKA dalam menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, menghadirkan multiplier effect bagi masyarakat, serta memperkuat peran Perseroan dalam pembangunan nasional,” ujar Direktur Utama WIKA., Agung Budi Waskito dalam keterangan resmi, dikutip Senin (20/10/2025).

Ke depan, WIKA berencana memperluas portofolio proyek yang kompetitif, memperkuat kiprah di sektor-sektor strategis, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah operasionalnya. Dengan inovasi dan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi, WIKA optimistis dapat terus menjadi motor penggerak pembangunan nasional.