Kasus RDN, OJK Tidak Temukan Insiden pada Infrastruktur IT BCA

Investigasi kasus dilakukan regulator secara internal BCA maupun kepada perusahaan sekuritas terkait.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 22:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara perihal dugaan kasus pembobolan dana nasabah PT Panca Global Sekuritas senilai puluhan miliar. Dalam kasus ini BCA merupakan mitra dari sekuritas Panca Global sebagai penyedia layanan Rekening Dana Nasabah (RDN).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan jika hasil investigasi tidak ditemukan kesalahan dalam sistem IT BCA.

Investigasi dilakukan regulator secara internal BCA maupun kepada perusahaan sekuritas terkait."Terkait insiden RDN telah dilakukan penelitian dan dipastikan tidak terdapat insiden pada infrastruktur IT BCA," ujar dia, hari ini.

 Namun, Dian tidak menjabarkan lebih detail di mana celah pembobolan dana nasabah sekuritas tersebut terjadi. Serta langkah langkah lanjutan terkait dengan kasus ini.

Dian menegaskan bahwa OJK telah memberikan pembinaan kepada seluruh bank untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan fraud terkait transaksi keuangan nasabah khususnya RDN.

Selain itu juga telah dilakukan koordinasi dengan bank tujuan dalam rangka pemblokiran rekening untuk penyelamatan dana nasabah.

"OJK menekankan bahwa perlindungan dana nasabah merupakan prioritas utama. Oleh karena itu kami meminta Bank memperkuat penerapan know your customer (KYC), sistem keamanan perbankan, serta integrasi dengan perusahaan efek yang menjadi mitra pembukaan RDN," ujarnya.

 

 

Penjelasan BCA

Sebelumnya, Manajemen PT Bank Central Asia Tbk atau disebut BCA (BBCA) menyampaikan informasi yang beredar mengenai dugaan kebobolan dana di sistem BCA dengan nilai kerugian Rp 70 miliar.

“Dapat kami sampaikan informasi tersebut tidak benar.” Ujar EVP Corporate Communicaton and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (13/9/2025).

BCA juga memastikan kalau sistem di BCA aman, dan tidak ada kerugian finansial yang dialami nasabah. Saat ini BCA mendukung perusahaan sekuritas untuk melakukan proses investigasi mendalam.

“Kami berkomitmen bekerja sama dengan seluruh pihak terkait, termasuk otoritas,” kata dia.

 

Jamin Jaga Keamanan Data

BCA juga senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah.

Adapun Rekening Dana Nasabah (RDN) merupakan rekening yang dipakai nasabah untuk menampung dana yang akan dipakai dalam proses transaksi investasi di perusahaan efek atau sekuritas.

  • liputan6
    Bank Central Asia Asia atau BCA merupakan salah satu bank di Indonesia yang dimiliki perusahaan produsen rokok terbesar keempat, Djarum.
    BCA
  • liputan6
    Otoritas Jasa Keuangan atau OJK adalah lembaga yang berfungsi untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor keuangan.
    OJK
  • RDN BCA