Liputan6.com, Jakarta PT Martina Berto Tbk (MBTO) menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/Capex) sebesar Rp 6,5 miliar untuk tahun 2025. Dari total anggaran tersebut, sekitar 25% atau setara Rp 1,5 hingga Rp 2 miliar akan dialokasikan untuk penguatan infrastruktur digital. Alokasi ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan bisnis ke depan.
"Untuk 2025 kami menganggarkan capital expenditure (Capex) sekitar Rp 6,5 miliar, yang sebagian besar akan difokuskan pada infrastruktur digital. Apakah angka ini nantinya akan naik atau turun, itu akan tergantung pada dinamika bisnis di 2025, karena kondisinya masih fluktuatif," ujar President Director PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil dalam paparan publik perseroan, Kamis (26/6/2025).
Bryan menambahkan, pendanaan capex ini akan bersumber dari dana internal perusahaan serta fasilitas pinjaman perbankan. Ia menegaskan bahwa perusahaan akan menyesuaikan penggunaan anggaran sesuai kebutuhan operasional dan strategi pertumbuhan. “Sumber dananya berasal dari internal perusahaan, dan juga dari fasilitas pinjaman bank,” kata dia.
Advertisement
Investasi Digital jadi Solusi Efisiensi Biaya Operasi
MBTO menilai bahwa digitalisasi merupakan strategi utama untuk menekan biaya operasional di tengah kompetisi industri yang makin ketat. Oleh karena itu, investasi infrastruktur digital masuk dalam prioritas belanja modal 2025. Efisiensi ini mencakup otomatisasi proses hingga perbaikan sistem informasi internal.
“Dalam kondisi persaingan bisnis yang semakin ketat, kami butuh ‘bensin’ untuk investasi di bidang pemasaran. Tapi di sisi lain, ‘bensin’ tersebut juga harus diimbangi dengan efisiensi operasional," kata Direktur Martina Berto, Jos Irwin Hartanto.
Jos menjelaskan bahwa otomatisasi telah diterapkan di beberapa lini produksi, misalnya di pabrik Cedefindo, yang mampu meningkatkan output sekaligus menekan biaya. “Kami sudah beberapa lini produksi menggunakan otomatisasi. Itu tentunya akan mempercepat output, meningkatkan output sehingga secara produktivitas juga semakin baik,” lanjut Jos.
Perbaikan Kinerja Jadi Kunci Perbaikan Harga Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008994/original/036183300_1577703439-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-5.jpg)
Harga saham MBTO saat ini berada pada posisi 85, turun sekitar 88,51 persen dari harga IPO 740 per lembar pada 2011 lalu. Bryan menekankan bahwa perusahaan tidak bisa mengharapkan harga saham langsung naik tanpa memperbaiki fundamental terlebih dahulu. Menurutnya, fokus utama tetap pada penguatan kinerja.
Bryan mengatakan, jika saham MBTO tiba-tiba kembali pada harga IPO, maka otoritas terkait akan meminta penjelasan bahkan saham MBTO bisa kena suspensi. Untuk itu, Bryan menekankan pentingnya memperbaiki dari sisi fundamental sehingga harga saham nantinya akan mengikuti perkembangan perusahaan.
"Intinya adalah fundamental dari kinerja harus kita perbaiki terus, itu adalah sangat basic. Nanti selanjutnya baru kita lebih bisa memikirkan harga sahamnya. Tetapi bukan harga saham dibiarkan saja, tidak juga,” tegasnya. Ia memastikan bahwa perbaikan kinerja menjadi dasar untuk mendukung pemulihan harga saham secara sehat.
Advertisement
Kolaborasi dengan Distributor Independen Diperkuat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1503744/original/055901900_1486724745-20170210--IHSG-Ditutup-Stagnan--Bursa-Efek-Indonesia-Jakarta--Angga-Yuniar-01.jpg)
Untuk mendukung kinerja pada tahun-tahun mendatang, MBTO juga melakukan evaluasi terhadap kerja sama dengan mitra distributor independen. Saat ini, perusahaan bekerja sama dengan tiga distributor besar. Evaluasi dilakukan untuk meningkatkan efektivitas distribusi dan menangkap peluang baru.
“Kita itu kan melakukan bisnis dengan distributor. Distributornya siapa? Independent distributor. Distributornya itu ada tiga raksasa, antara lain ada Penta Valent, ada satu lagi gitu ya. Lalu juga ada marketplace. Nah itu, itu kita review semuanya,” kata Brian.
Ia menekankan pentingnya tetap berdaya saing di tengah ketidakpastian ekonomi dan gejolak eksternal. Ia memastikan bahwa seluruh jajaran perusahaan, termasuk direksi dan komisaris, tetap mengedepankan pola kerja proaktif dan optimis untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Di 2025 dengan gonjang-ganjing yang ada, pokoknya intinya bahwa kita tidak boleh, dalam tanda kutip, menyerah dengan keadaan yang ada di luar. Percuma. Kalau mindset kita begitu, maka ya kepayahan lah kita,” ujarnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672541/original/019976600_1782712122-Direktur_Utama_BEI_periode_2026-2030_Jeffrey_Hendrik-29_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3438115/original/068747600_1619182983-WhatsApp_Image_2021-04-22_at_14.56.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4499850/original/074071300_1689153177-man-checking-stock-market-data-tablet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598184/original/051387700_1782570440-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.32.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583692/original/010423500_1782545932-9f60ba4b-6c95-4075-ae2c-7322446b0d26.jpeg)