IHSG Hari Ini 15 Mei 2025 Ditutup Melompat 0,86%, Investor Asing Beli Saham Rp 1,68 Triliun

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level tertinggi 7.076,73 dan level terendah 7.0002,37 pada perdagangan Kamis, (15/5/2025).

Diperbarui 15 Mei 2025, 21:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli pada perdagangan Kamis (15/5/2025). Kenaikan IHSG didorong aksi beli saham oleh investor asing.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,86% ke posisi 7.040,16. Indeks saham LQ45 bertambah 1,19% ke posisi 796,42. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.076,73 dan level terendah 7.0002,37. Sebanyak 345 saham menguat sehingga angkat IHSG. 257 saham melemah sehingga tahan penguatan IHSG. 208 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.511.701 kali dengan volume perdagangan 36,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham tercatat Rp 16,9 triliun. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing kembali melakukan aksi beli saham. Investor asing beli saham Rp 1,68 triliun. Namun, sepanjang 2025, investor asing jual saham Rp 49,32 triliun.

Kenaikan IHSG di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau. Sektor saham energi naik 1,2% dan catat penguatan terbesar. Diikuti sektor saham infrastruktur mendaki 1,15% dan sektor saham keuangan menguat 1,13%.

Sementara itu, sektor saham basic mendaki 0,17%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,40%, sektor saham kesehatan melesat 0,90%, sektor saham properti naik 1,01 persen, dan sektor saham transportasi melesat 0,37%.

Selain itu, sektor saham teknologi terpangkas 1,86%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham consumer siklikal susut 0,08% dan sektor saham industri melemah 0,13%.

Adapun saham yang menguat antara lain saham BRIS naik 0,35% ke posisi Rp 2.900 per saham. Saham BRIS dibuka naik 30 poin ke posisi Rp 2.920 per saham. Saham BRIS berada di level tertinggi Rp 2.950 dan level terendah Rp 2.900 per saham. Total frekuensi perdagangan 8.003 kali dengan volume perdagangan 377.426 saham. Nilai transaksi Rp 109,9 miliar.

Harga saham PTRO ditutup bertambah  0,96% ke posisi Rp 3.150 per saham. Saham PTRO dibuka naik 30 poin ke posisi Rp 3.150 per saham. Saham PTRO berada di level tertinggi Rp 3.250 dan level terendah Rp 3.120 per saham. Total frekuensi perdagangan 23.352 kali dengan volume perdagangan 800.384 saham. Nilai transaksi Rp 255,2 miliar.

Apa Saja Sentimen IHSG?

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menuturkan, IHSG menguat seiring tambahan positif terkait aksi beli bersih yang dilakukan oleh investor asing yang kembali masuk pasar saham Indonesia.

“Dari dalam negeri, aksi beli bersih oleh investor asing tidak terlepas dari meredanya tensi antara Amerika Serikat (AS) dan China, yang mana akan saling memangkas tarif. Kesepakatan pemangkasan tarif impor antara AS dan China memberikan harapan kembali terhadap kepercayaan investor di pasar saham Indonesia,” kata dia seperti dikutip dari Antara.

Ia menilai, meredanya ketegangan perdagangan ini, mendorong investor mungkin lebih bersedia untuk berinvestasi di pasar saham Indonesia.

Dari regional, bursa regional Asia cenderung bergerak variasi pasca meredanya ketegangan tarif perdagangan antara AS dan China. Namun, pelaku pasar kembali fokus pada kebijakan makro terutama pada kebijakan fiskal.

Sebelumnya, pasar sudah mempertimbangkan tekanan pada ekonomi makro terkait perang tarif dagang, sehingga akan membuat ketidakpastian kebijakan fiskal.

Dengan ketidakpastian kebijakan fiskal dan data ekonomi yang melemah, dapat menambah risiko dan menyebabkan ketidakstabilan di pasar keuangan, sehingga akan memberikan tekanan ekonomi makro terkait tarif yang dapat menyebabkan volatilitas di pasar keuangan dan mempengaruhi keputusan investasi dan likuiditas.

Top Gainers-Losers

Saham-saham top gainers antara lain:

  • Saham SSTM melonjak 34,59%
  • Saham WAPO melonjak 34,31%
  • Saham STRK melonjak 30%
  • Saham MTFN melonjak 25%
  • Saham FITT melonjak 24,76%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham KBLV merosot 14,94%
  • Saham DKHH merosot 14,62%
  • Saham NAIK merosot 14,53%
  • Saham CSIS merosot 14,29%
  • Saham SKRN merosot 11,39%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BBRI senilai Rp 2,3 triliun
  • Saham BMRI senilai Rp 1,6 triliun
  • Saham GOTO senilai Rp 1 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 945,9 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 858,8 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham GOTO tercatat 89.357 kali
  • Saham BBRI tercatat 80.417 kali
  • Saham BMRI tercatat 50.475 kali
  • Saham ANTM tercatat 39.944 kali
  • Saham BUMI tercatat 29.422 kali

Bursa Saham Asia Pasifik

Bursa saham Asia Pasifik sebagian besar anjlok pada perdagangan Kamis pekan ini. Hal ini berlawanan dengan wall street karena investor menilai perkembangan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang merosot 0,98%, dan ditutup ke posisi 37.755,51. Indeks Topix terpangkas 0,88% dan mengakhir perdagangan di posisi 2.738,96.

Indeks Kospi di Korea Selatan susut 0,73% dan ditutup ke posisi 2.621,36. Indeks Kosdaq melemah 0,79% ke posisi 733,23.

Indeks Hang Seng di Hong Kong merosot 0,82%, indeks CSI 300 melemah 0,87% dan indeks Nifty 50 di India susut 0,16%.

Indeks ASX 200 di Australia ditutup lebih tinggi 0,22% ke posisi 8.297,5. “Meskipun pasar sebagian besar telah memperhitungkan tekanan makro terkait tarif puncak, kami tetap waspada terhadap gelombang volatilitas kedua, kali ini didorong oleh ketidakpastian kebijakan fiskal dan melemahnya data konkret AS,” kata Analis Citi.

 

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • IHSG Hari Ini
  • Investor Asing
  • Saham BRIS